Mengapa aku sepertinya hanya mengingat Allah saat masa-masa sulit?
Hasil ujian utamaku keluar besok, dan baru sekarang aku menyadari kenyataannya. Aku sedang datang bulan, dan aku menyesal tidak sholat Tahajjud dan Salat al-Hajat ketika masih ada kesempatan. Sekarang, yang bisa kulakukan hanya berdoa dan berzikir. Aku benar-benar khawatir bisa gagal di salah satu mata pelajaran wajib yang harus kulewati untuk mendapatkan sertifikatku, dan terasa sangat putus asa karena aku baru mendatangi-Nya sekarang. Aku sudah berusaha meninggalkan kebiasaan burukku, dan aku bilang pada diriku sendiri kalau setidaknya nilainya rata-rata, aku akan puasa lima hari berturut-turut. Tapi aku merasa sangat malu dan tak berdaya karena hanya berusaha mendekatkan diri pada Allah saat butuh sesuatu. Aku sudah lama bergumul dengan sholatku, dan pernah ada masanya aku tidak sholat sama sekali. Di awal tahun ini, aku bisa sholat minimal tiga kali sehari, tapi tiba-tiba berhenti, dan sekarang aku merasa sangat tersesat. Memalukan sekali bagaimana aku baru mencari pertolongan-Nya sekarang. Aku sudah berjanji pada diriku untuk berusaha keras memperbaiki agamaku, tapi aku tidak tahu apakah doaku akan diterima, dan aku tidak yakin bagaimana menebus sholat-sholat yang terlewat dalam waktu singkat. Jika tidak terlalu memaksa, tolong doakan aku ya, minta supaya aku lulus ujian dan perjalananku memperbaiki agamaku tidak terlalu sulit? Semoga Allah memberkatimu.