Diterjemahkan otomatis

Sebuah Pertanyaan Renungan Tentang Mencari Jalan Iman

Salaam, semuanya. Aku benar-benar butuh saran yang lembut. Aku tidak dibesarkan di lingkungan keluarga Muslim, tapi selama beberapa tahun terakhir, aku merasakan tarikan yang sangat dalam terhadap Islam. Keindahan dan ketenangan dalam praktik seperti membaca Al-Quran, menjalankan Ramadan, menyesuaikan pola makan, dan gagasan tentang sholat sangat menarik bagiku. Sejujurnya, aku masih mencoba memahami keyakinanku tentang Allah (swt) dan kehidupan akhirat. Hubunganku saat ini terasa lebih spiritual dan budaya-misalnya, aku tertarik pada kesederhanaan hijab dan niqab karena rasa tenang dan identitas yang mereka berikan. Tapi aku tidak yakin apakah boleh bagi seseorang dalam posisiku untuk menjelajahi praktik-praktik ini dengan penuh hormat, meskipun belum memiliki semua jawaban tentang iman. Ini agak rumit, karena ada orang dekatku yang tidak mendukung pencarian ini. Adakah yang pernah berada dalam perjalanan pencarian serupa? Kata-kata baik atau panduan apa pun akan sangat kuhargai. Jazakum Allahu khayran.

+59

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah mempermudah urusanmu. Saranku: kunjungi masjid setempat, para muslimah di sana akan menyambutmu dengan tangan terbuka.

+1
Diterjemahkan otomatis

Perjalananmu terdengar banget kayak yang aku alamin beberapa tahun lalu! Kalo mau ngobrol, DM aja ya.

0
Diterjemahkan otomatis

Tak apa-apa untuk menjelajahi. Banyak dari kita memulai dengan amalan-amalan dulu, lalu iman yang lebih dalam tumbuh seiring waktu. Mengirimkanmu cinta.

+3
Diterjemahkan otomatis

Dorongan yang kau rasakan itu adalah sebuah hadiah. Ambil waktu seperlunya dan bersikaplah baik pada dirimu sendiri. Kau berada di jalan yang tepat.

+1
Diterjemahkan otomatis

Sama banget. Aku juga datang ke Islam secara bertahap. Kedamaian yang kamu rasakan itu tanda indah. Terus ikuti itu ya!

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar