Diterjemahkan otomatis

Mencari Bimbingan Melalui Keraguan

Salam, aku tidak yakin bagaimana memulainya. Aku baru saja berusia 18 tahun, dan belakangan ini, aku bergumul dengan beberapa ketidakpastian mengenai imanku. Sedikit tentangku: aku dari UAE, dibesarkan di keluarga Muslim, dan Islam selalu menjadi bagian besar dalam hidupku. Beberapa bulan lalu, selama kelas Agama Islam, seorang teman menyebutkan sesuatu yang memicu dua pertanyaan besar bagiku: Bagaimana kita tahu bahwa Allah dan Nabi benar-benar ada? Dia tidak punya jawabannya, jadi aku mulai meneliti-menjelajahi berbagai perspektif, mempelajari filsafat, dan membaca karya-karya seperti milik Ibnu Rusyd. Aku sudah mencoba berpikir secara logis dan mendalam, tapi malah menimbulkan keraguan. Aku menghubungi untuk minta bantuan karena aku belum menemukan jawaban yang jelas. Aku paham Islam mendorong pencarian ilmu dan perenungan, tapi ketika aku melihat Al-Quran dan Hadis, beberapa hal secara logika tidak 'klik' bagiku. Masih ada bagian dalam diriku yang ingin percaya, dan aku akan sangat menghargai saran atau penjelasan apa pun untuk membantuku melewati ini. Jazakum Allah khair telah membaca-aku akan dengan saksama menelaah setiap tanggapan.

+39

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

44 komentar
Diterjemahkan otomatis

Wah, berani sekali kamu berbagi ini. Teruslah meneliti, tapi juga bicaralah dengan ulama atau imam yang dipercaya. Kadang percakapan langsung lebih membantu daripada sekadar membaca.

+3
Diterjemahkan otomatis

Sama, paham banget. Aku saranin nonton ceramah dari Nouman Ali Khan atau Mufti Menk. Mereka sering bahas pertanyaan-pertanyaan logis kayak gitu.

+1
Diterjemahkan otomatis

Pegang erat bagian dirimu yang ingin percaya. Itulah bagian terpenting, akhi. Sisanya akan mengikuti.

+3
Diterjemahkan otomatis

Gue pernah ngalamin itu, bro. Itu bagian dari perjalanan cari ilmu. Jangan buru-buru, terus belajar dan berdoa yang tulus. Jawabannya bakal datang.

0
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar