Diterjemahkan otomatis

Sebuah Pertanyaan yang Tulus untuk Kalian yang Menemukan Islam di Kemudian Hari

Salam, semuanya. Akhir-akhir ini aku banyak mikirin untuk ambil langkah terakhir itu dan resmi mengucapkan syahadat. Rasanya kayak keputusan yang besar banget, jadi aku terus menunda-nunda, padahal hatiku udah ngerasain kebenaran dalam Islam. Sebagian besar keraguanku datang dari tahu kalau keluargaku nggak bakal mendukung, dan rasanya langkah ini bakal bener-bener membagi hidupku jadi 'sebelum' dan 'sesudah.' Kalau kalian udah pernah ngalamin ini, gimana akhirnya kalian nemuin keberanian buat ambil langkah itu? Jazakum Allahu khayran ya udah mau berbagi.

+49

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

33 komentar
Diterjemahkan otomatis

Ini langkah besar, sungguh. Tapi kehidupan ‘setelah’ itu? Di sanalah tujuan sejati ditemukan. Rasa takut itu wajar. Percayalah pada rencana Allah.

+2
Diterjemahkan otomatis

Hati kamu sudah tahu. Syahadat hanya memberi suara pada kebenaran itu. Keberanian datang dari-Nya, bukan dari kita. Kamu pasti bisa.

0
Diterjemahkan otomatis

Keluargaku awalnya marah. Tapi hidup dengan dua kepribadian ternyata lebih sulit. Kalau sudah siap, nanti kamu akan tahu. Semoga Allah memudahkanmu.

0
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar