Melihat bagaimana kisah para nabi berbeda antara Quran dan teks lain
Assalamu Alaikum semuanya, aku sedang belajar tentang kisah-kisah para nabi dalam Quran dan menyadari ada cukup banyak perbedaan dibandingkan dengan yang sebelumnya aku ketahui. Beberapa contoh yang aku temui: - Dalam Alkitab, istri Nabi Luth berubah menjadi tiang garam, tapi Quran tidak menyebutkan hal ini. Quran lebih fokus pada bagaimana istri Nabi Luth dan istri Nabi Nuh ditinggalkan. - Kisah Nabi Ayyub-di Alkitab, istrinya menyuruhnya mengutuk Tuhan dan mati, dan dia menyebutnya bodoh. Tapi dalam Islam, kebanyakan dari kita meyakini istrinya adalah wanita shalehah yang merawatnya selama sakit. - Nabi Sulaiman-Alkitab mengatakan dia menikahi Ratu Bilqis dan akhirnya menyembah berhala, kehilangan kerajaannya. Kisah dalam Quran sangat berbeda. - Kisah Sarah: dalam Alkitab, dia tertawa ketika malaikat mengatakan dia akan punya anak, dan kemudian menyuruh Ibrahim mengusir Hajar. Dalam Islam, kita belajar lebih banyak tentang kisah Hajar, yang tidak dirinci dalam Alkitab. - Kisah Yahya juga berbeda. Beberapa versi menyiratkan Zakaria meragukan Maryam, tapi dalam Quran, dia berdoa meminta anak dan diberikan Yahya. Alhamdulillah, sangat memperkaya membaca kisah-kisah ini dalam Quran. Kadang-kadang ketika aku membaca teks lain, aku bertanya-tanya bagaimana nabi pilihan bisa mengatakan atau melakukan hal-hal tertentu, tapi dalam Quran atau Hadis, bagian-bagian yang membingungkan itu entah dijelaskan atau tidak ada sama sekali. Juga, aku pernah mendengar klaim tentang Islam menindas perempuan, tapi jujur, semakin aku baca Quran, semakin aku melihat penghargaan dan kehormatan yang diberikan kepada perempuan-umumnya jauh lebih baik daripada yang digambarkan. Insha'Allah, aku akan terus belajar dan memahami kisah-kisah indah ini.