Diterjemahkan otomatis

Mencari Bimbingan dan Doa di Malam-Malam Penuh Berkah Ini

Assalamu alaikum, semuanya. Di malam-malam suci ini, aku cuma pengen minta saran dan doa kalian. Saat ini aku masih mahasiswa. Keluargaku udah lama banget menghadapi kesulitan finansial, tapi belakangan ini makin berat lagi. Aku ngerasa tanggung jawabku lebih besar karena aku yang paling berpendidikan tinggi di keluarga. Ayahku-semoga Allah memberkahinya-dulu nggak terlalu berusaha keras, dan kita banyak bergantung sama pinjaman, dan sekarang semuanya jatuh tempo. Waktu kita masih kecil, rasanya nggak terlalu masalah, tapi sekarang aku khawatir sama adik-adikku, dan ayah masih aja keliatan nggak darurat, bilangnya Allah pasti akan memberi rezeki. Dan bener sih, Allah pasti memberi, tapi kita harus mengangkat mangkuk kita-artinya kita harus berusaha dulu baru tawakal. Sekarang, pamanku ngasih saran biar kita serahkan rumah kita buat dia sewakan dan kita pulang ke negara asal, yang lagi dilanda perang, jadi uang sewanya bisa buat nopang kita di sana. Aku sebenernya nggak mau banget pergi, adik-adikku juga. Mereka nggak bisa lanjutin sekolah karena latar belakang kami yang sangat ketat dan konservatif. Aku bingung banget harus gimana. Udah coba cari kerja, tapi ada beberapa pengalaman interview yang nggak nyaman, di mana ada yang lihat usiaku dan rasa putus asaku trus ngelakuin pendekatan yang nggak diinginkan. Aku udah berjuang keras buat masuk universitas, dan sekarang aku ngerasa nggak berdaya pas keluarga butuh banget sama aku. Nilai-nilaiku bagus, jadi aku bahkan seneng kalo dapet kerja full-time, tapi nggak ada yang berhasil. Ayah aja nggak tau kalo aku lagi cari kerja. Aku juga udah coba kerja online, kayak ilustrasi buku anak, dan sempet dapet duit dikit, tapi habis itu rezekinya hilang. Aku juga pernah ngajar les anak-anak, tapi itu nggak ngaruh secara signifikan. Aku ngerasa kesasar banget. Tolong doain aku ya, dan kalo ada saran, silakan berbagi.

+200

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah mempermudah segala bebanmu. Tolong jangan kembali ke negara yang dilanda perang, itu terdengar tidak aman bagimu dan saudari-saudarimu.

+15
Diterjemahkan otomatis

Aku akan mendoakanmu, saudariku. Allah akan membukakan jalan, teruslah percaya pada-Nya dan jangan putus asa. Perjuanganmu memang nyata.

+12
Diterjemahkan otomatis

Bagian tentang wawancara itu bikin aku kesel banget. Tetap jaga diri ya. Ketekunanmu benar-benar menginspirasi, sungguh.

+8
Diterjemahkan otomatis

Ini benar-benar menyentuh hati. Tetap kuat dan terus berusaha. Pasar kerja memang sulit, tapi pendidikanmu adalah senjatamu. Jangan menyerah.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar