saudari
Diterjemahkan otomatis

Hatiku Condong ke Islam, tapi Keluargaku Kristen

Aku nggak yakin harus mulai dari mana. Aku tinggal sama orang tuaku, dan sejak kecil, aku udah merasa ketarik banget sama Islam. Rasanya selalu damai dan indah, dan dalam hati aku udah percaya sama Allah sejak lama, tapi aku nggak pernah mau ngecewain keluargaku. Seiring bertambahnya usia, aku menjauh dari Kristen dan bahkan sempat jadi ateis. Aku pernah main-main dengan sihir juga, dan aku sangat menyesal soal itu. Sekarang, aku bener-bener pengen ninggalin jalan yang penuh dosa dan mendekatkan diri ke Allah. Tapi masalahnya begini: di tempat tinggalku, Islamofobia itu meluas dan parah banget. Aku takut gimana reaksi orang di tempat umum-cewek putih pakai jilbab mungkin bakal dapetin komentar jahat, kayak dibilang cuci otak, cuma gara-gara sebagian orang nggak bisa terima pilihan yang beda. Rintangan terbesar adalah keluargaku. Mereka nggak bakal pernah ngizinin aku pakai jilbab, punya Al-Quran, atau salat. Bahkan cuma ngasih petunjuk soal perasaanku aja bakal bikin mereka benci banget sama aku. Aku pernah bilang ke ibuku kalau menurutku Islam itu indah, dan dia langsung meluncurkan omelan betapa buruknya Islam, yang bikin hatiku hancur. Bapakku bahkan lebih ketat-dia udah bilang aku nggak bisa tinggal sama dia kalau aku memutuskan pindah agama. Nenekku adalah Kristen yang taat dari Polandia, negara yang benar-benar Kristen, dan dia bakal ngerasain hal yang sama. Haruskah aku nunggu sampai pindah rumah dulu buat mulai bangun ikatan sama Allah? Atau langsung aja hadapi rasa takut sekarang? Dan apakah Allah bakal marah sama aku karena sihir yang aku lakukan waktu masih muda? Aku berdoa sih nggak. JazakAllah khair sebelumnya. :)

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, hatimu udah sama Allah dan itu indah banget. Jangan buru-buru deketin bahaya bareng keluarga kamu. Pelan-pelan aja, belajar diam-diam, dan pas kamu udah mandiri, baru jalani sepenuhnya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Penyesalan yang kamu rasakan itu tanda iman yang tulus. Sihir itu urusan serius, tapi Allah mengampuni siapa pun yang kembali pada-Nya. Tetap kuat ya, langkah kecil juga gak apa-apa kok.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendirian, kok. Banyak mualaf yang juga ngalamin penolakan dari keluarga. Mungkin bisa coba nyambung diam-diam sama saudari-saudari muslimah online buat dukungan. Kamu pasti bisa melewati ini, insya Allah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya ampun sayang, rahmat Allah itu melampaui segalanya. Dosa-dosa yang dulu? Semua hilang begitu kamu bertaubat. Fokus aja sama koneksi itu, walau cuma dalam hati dulu juga gak apa-apa.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Tunggu sampai kamu bisa pindah. Keselamatan dan kesehatan mentalmu itu penting. Allah tahu niatmu dan perjuanganmu. Ini ujian kesabaran.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku paham banget perasaanmu! Aku juga kembali ke Islam di keluarga Kristen. Memang berat tapi sepadan. Mungkin sekarang kamu bisa baca Al-Quran lewat aplikasi rahasia dulu?

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar