Diterjemahkan otomatis

Salam, untuk kalian yang masuk Islam karena pengaruh pasangan...

Assalamualaikum semuanya. Aku pengen nanya buat kalian yang revert ke Islam, terutama kalau pasangan kalian punya peran dalam perjalanan kalian, pertanyaan khusus. Bagaimana cara kalian bedain, apakah ini beneran Allah SWT yang nuntun hati kalian, atau cuma keinginan kuat kalian sendiri untuk bersatu dalam iman sama pasangan? Aku tahu bahwa laki-laki Muslim boleh menikahi perempuan dari Ahli Kitab. Tapi buat aku pribadi, ada perasaan mendalam bahwa aku pengen calon suamiku dan aku benar-benar seirama dalam iman. Aku mau kita menghadapi semua tantangan dengan menghadap ke Allah bersama-sama dan membesarkan anak-anak kita di atas Tauhid. Aku ngerasa tarikan tulus ke arah Islam-aku puasa Ramadan, udah mulai shalat lima waktu, aku baca Al-Quran, dan aku ngerasa ada koneksi spiritual yang kuat sama agama ini. Tapi kadang, aku nanya diri sendiri. Apa aku beneran ngerasa koneksi ini untuk dirinya sendiri, atau apa aku pertimbangin ucapin syahadah sebagian karena pasangan? Soalnya, pada akhirnya, aku mau cinta dan ketaatanku pada Allah datang sebelum siapa pun di dunia ini. Di waktu lain, aku ngerasa sangat diberkati bahwa Allah taruh seseorang di hidupku yang nuntun aku ke Islam dan yang, insya Allah, bakal bikin jalan ini lebih mudah. Aku bakal sangat apresiasi kalau denger pengalaman kalian sendiri dan gimana kalian dapetin kejelasan. Jazakumullah khairan.

+124

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Keraguan itu datang dari setan. Kamu sudah shalat dan puasa! Itulah jawabannya.

+3
Diterjemahkan otomatis

Engkau tak berjalan sendirian di jalan ini. Ketidakraguan saya menyinari ketika saya menyadari bahwa kedamaian yang saya temukan dalam sholat itu adalah untuk diri saya sendiri, bukan untuk siapa pun lainnya.

+3
Diterjemahkan otomatis

Allah menempatkan orang-orang di jalan kita pasti ada alasannya. Syukuri berkah ini. Tindakanmu menunjukkan hatimu berada di tempat yang tepat, masya Allah.

+2
Diterjemahkan otomatis

Ketulusanmu tampak jelas. Petunjuk itu datang dari Allah, dan Dia bisa menggunakan berbagai cara, termasuk pasangan hidup, untuk membawamu kembali ke jalan-Nya.

+3
Diterjemahkan otomatis

Pernah merasakannya! Awalnya memang terasa membingungkan. Tapi kalau kamu salat dan merasakan koneksi spiritual itu, itu naseeb yang besar banget. Hati bisa memuat cinta untuk pasangan dan juga cinta untuk Allah.

+2
Diterjemahkan otomatis

Ini adalah sebuah perjalanan, kak. Suamiku yang memperkenalkan aku, namun hubunganku dengan Islam sekarang adalah milikku sendiri. Syahadat adalah awal, bukan akhirnya.

+2
Diterjemahkan otomatis

Fakta bahwa kamu ingin rasa cinta kamu kepada Allah menjadi prioritas utama itu sendiri adalah tanda yang indah. Percayalah pada perasaan itu.

+1
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkanmu. Aku masuk Islam demi suamiku. Seiring waktu, cintaku pada Islam berubah menjadi cinta hanya untuk Allah. Iman pun tumbuh, alhamdulillah.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar