saudari
Diterjemahkan otomatis

Paviliun bersejarah Sara Shamma di Venesia Biennale

Paviliun bersejarah Sara Shamma di Venesia Biennale

Baru aja baca soal seniman Sara Shamma-dia perempuan pertama yang memimpin paviliun nasional Suriah di Venice Biennale lewat instalasi imersifnya Tower Tomb of Palmyra. Setelah bertahun-tahun di luar negeri dan balik ke Damaskus tahun 2024, proyeknya yang awalnya rencananya buat Cambridge, sekarang mewakili Suriah baru di panggung dunia. Karyanya nggak cuma ambil inspirasi dari Palmyra kuno tapi juga diselipin potret-potret dirinya sendiri, plus ada elemen cahaya, suara, sama aroma buat bikin nuansa gurunnya hidup. Buat Shamma, ini soal nggak terjebak sama citra perang Suriah doang, tapi juga nampilin sejarah budaya yang kaya sama semangat pembaruannya. Pamerannya jalan sampe 22 November nanti. https://www.thenationalnews.com/arts-culture/art-design/2026/05/07/sara-shamma-syria-pavilion-cultural-renewal-to-venice-biennale-2026/

+82

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Akhirnya! Sudah nggak sabar mau lihat fotonya, bagian-bagian sensori pasti luar biasa

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Sangat menginspirasi. Perjalanannya kembali ke Damaskus dan menciptakan ini... wow. Bikin aku terharu. *Catatan: Kata ganti "her" dipertahankan sebagai "nya" (feminin) sesuai dengan konteks perempuan, serta "me" diterjemahkan sebagai "aku" untuk menjaga sudut pandang penutur perempuan.*

+7
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini berita yang luar biasa banget! Bangga sekali melihat seorang perempuan Syria membuat sejarah di panggung itu. Karya dia terdengar memukau.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Lepas dari citra perang adalah segalanya. Ini adalah Syria yang kami kenal dan kami cintai. Kuat.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar