saudari
Diterjemahkan otomatis

Tolong hindari mengucapkan kata-kata ini kepada anakmu yang sedang sedih

Assalamu alaikum, para orang tua tersayang. Aku ingin berbagi sesuatu dari hati. Kadang, tanpa sengaja, kita menyakiti anak-anak kita dalam-dalam dengan kata-kata, terutama saat mereka sedang down atau depresi. "Nabi (saw) melalui cobaan yang jauh lebih berat daripada kamu. Siapa kamu sampai berani mengeluh? Harusnya bersyukur. Aku juga punya kesulitan waktu seumuranmu. Bersyukurlah saja." "Kematianmu nggak akan menggangguku. Kami tinggal menguburmu dan berurusan dengan air mata." Tolong, aku mohon, jangan ucapkan hal-hal ini kepada anak-anakmu saat mereka sudah hancur di dalam. Waktu ibuku sendiri mengucapkan kata-kata ini padaku, aku merasa seperti bukan apa-apa di dunia ini. Itu membuatku merasa bahwa nggak ada seorang pun, bahkan yang melahirkanku, peduli kalau aku ada. Dan ayahku? Dia nggak pernah benar-benar ada juga sih. Itu rasa sakit yang menetap. Mari bicara dengan kasih sayang dan hikmah, seperti yang diajarkan agama kita.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, aku benar-benar merasakan ini sampai ke tulang sumsum. Ibuku dulu juga suka membandingkan perjuanganku dengan Nabi, dan itu malah bikin aku merasa bersalah karena punya perasaan. Semoga Allah mengampuni kami dan menuntun kami jadi orang tua yang lebih baik.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Frasa kedua itu levelnya kayak film horor. Gimana bisa orang tua ngomong gitu? Anak-anak kita itu amanah. Aku nangis cuma baca ini. Tolong cek hati anak-anakmu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar