Apa aku salah karena menyarankan temanku untuk menghapus catatan suara itu?
Assalamualaikum, aku butuh saran. Teman dekatku cerita kalau dia baru saja nebeng ke kampus sama teman sekelas laki-laki. Dia lagi dalam proses taaruf sama seorang akhwat buat nikah, dan dia kirim pesan suara ke calonnya itu jelasin kalau dia pergi ke kampus bareng teman sekelasnya itu. Aku langsung bilang terus terang, secara Islam, aku rasa itu bukan langkah yang bijak dari awal. Dia setuju dan bilang dia merasa bersalah soal itu. Terus aku saranin dia buat hapus catatan suara itu. Bukan buat nutupin kebenaran, tapi karena aku sering dengar dalam Islam kita nggak boleh sembarangan cerita dosa kita setelah kita bertobat atau sadar kita salah. Jadi pertanyaanku: Apa aku salah karena nyuruh dia hapus itu? Atau itu masuk akal dari sudut pandang Islam? Jazakillah khair.