saudari
Diterjemahkan otomatis

Apakah benar haram kalau aku tidak merasa sayang kepada ibu?

Assalamu alaikum, aku tidak punya rasa sayang atau kasih pada ibu, dan udah kayak gini sejak aku berumur sekitar 12 tahun. Sebagai anak perempuan tertua, dia udah memperlakukan aku dengan buruk selama ini-selalu merendahkan aku, mengejek aku, dan membicarakan aku secara negatif ke keluarga besar. Rasanya kayak aku orang yang jahat. Umurku 16 sekarang, masih punya seluruh hidup di depan, tapi aku penuh sama rasa putus asa. Aku depresi selama yang aku ingat, dan dia alasan utamanya. Setiap kali aku pikir mungkin kita bisa dekat, dia melakukan sesuatu yang mengingatkan aku kenapa itu nggak mungkin. Walaupun aku bilang aku nggak sayang dia, aku bakal sedih kalau dia meninggal atau putus kontak; aku nggak yakin apakah itu cinta, tapi rasanya bukan buat aku. Aku nulis ini karena bingung dan nggak ada harapan. Sebagai muslim, kita diajar untuk sayang dan hormat sama orang tua, terutama ibu, tapi aku nggak tahu gimana menghadapi ini. Kadang aku merasa terputus dari iman-bukan karena aku nggak cinta Allah atau nggak mau Jannah buat aku dan orang tersayang, tapi mungkin depresinya mengaburkan semuanya. Soal terapi: itu nggak umum di budaya kita, dan sebagai anak di bawah umur, aku perlu izin orang tua, yang kemungkinan besar ditolak dia dan mungkin dia malah marahi aku karena depresi. Di rumah, rasanya emosi nggak diperbolehkan-aku dibilang terlalu dramatis, harus lebih bersyukur, dan orang lain punya masalah yang lebih berat, tapi sangat sulit buat ditanggung. Ini udah membebani aku bertahun-tahun, bareng sama tekanan sekolah, mendorong aku ke batas kemampuan. Aku nggak sempurna dan udah bikin kesalahan, tapi aku nggak rasa aku pantas dapat hidup kayak gini-nggak ada orang yang pantas. Dulu waktu kecil aku bahagia, tapi sekarang aku cemas tentang segalanya, dan wajah seriusku nggak membantu. Aku udah ngomong agak panjang, tapi aku cuma lelah dan butuh saran, insya'Allah.

+21

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Belum ada komentar

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar