Apakah boleh pakai barang bekas untuk bayi?
Assalamualaikum, Atasan suamiku, yang bukan Muslim, dengan baik hati memberi kami kereta dorong bekas untuk anak pertama kami. Ibuku kurang senang soal itu. Katanya, 'Kita punya cukup untuk bersedekah, jadi kita nggak seharusnya nerima sedekah orang lain.' Tapi aku nggak lihat ada masalah sama sekali nerima hadiah ini. Aku yakin atasan itu menawarkan dengan niat baik, dan menggunakan ulang barang-barang kelihatannya wajar banget buat aku. Sekarang aku agak ragu sih. Aku sayang ibuku, tapi kadang keyakinannya nggak berakar dari Islam, dan aku belum nemuin sumber terpercaya yang bilang barang bekas itu masalah dalam agama kita. Dia juga khawatir soal barang yang bawa energi negatif, tapi aku nggak percaya hal begituan. Aku dan suami merasa praktis aja berhemat dan pakai barang bekas, bahkan buat bayi pertama. Kami secara finansial nyaman tapi hati-hati soal pengeluaran. Sebagai orang tua baru, kami pikir pintar aja pakai ulang barang kecuali ada masalah kebersihan. Jazakallah khair atas sarannya. Gimana ya caranya bantu ibuku ngerti kalau ini nggak apa-apa?