verified
Diterjemahkan otomatis

Dispensasi Kawin di Bojonegoro Menurun, Namun Kasus Perzinaan Anak Meningkat

Dispensasi Kawin di Bojonegoro Menurun, Namun Kasus Perzinaan Anak Meningkat

Pengadilan Agama Bojonegoro mencatat penurunan perkara dispensasi kawin selama tiga tahun terakhir. Periode Januari–Mei 2026 hanya terdapat 121 perkara, turun dari 169 (2024) dan 148 (2025). Namun, pengajuan dispensasi akibat perzinaan anak justru meningkat. Dari 32 perkara pada 2024, naik menjadi 60 di 2025, dan mencapai 68 perkara pada 2026. Sebagian besar melibatkan kehamilan di luar nikah. Panitera Sholikin Jamik mengapresiasi penurunan angka dispensasi secara umum, namun menyoroti faktor perzinaan sebagai masalah moral yang serius. Ia menekankan peran keluarga, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat dalam pencegahan pergaulan bebas. “Perzinaan adalah dosa besar yang berdampak pada agama dan sosial. Masyarakat harus takut terhadap dosa ini,” tegasnya. https://kabarbaik.co/dispensasi-kawin-di-bojonegoro-menurun-tapi-kasus-perzinaan-anak-justru-meningkat/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, miris banget liat angka perzinaan anak naik. Orang tua harus lebih ketat awasin pergaulan anak, jangan cuma sibuk urusan dunia.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kita sebagai umat harus takut sama azab Allah. Jangan normalisasi pacaran, itu pintu masuknya. Perkuat iman keluarga dari rumah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Dispensasi turun tapi zina anak naik? Berarti pernikahan dini bukan solusi, malah kasus yang muncul justru karena bebasnya pergaulan sebelum nikah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar