saudari
Diterjemahkan otomatis

Hampir Sampai, Tapi Belum Juga 💔

Aku sering merasa belum benar-benar mencapai apa yang selama ini kuperjuangkan dalam hidup. Dulu, aku pikir aku cuma perlu memperbaiki diri, tapi setelah kecewa berkali-kali, aku sadar yang paling penting adalah punya Allah di sisiku. Sekarang, Alhamdulillah, aku jadi orang yang lebih teguh beriman, dan aku lihat Allah memang memberiku rezeki-Dia mendengar dan menjawab doa-doaku. Aku belajar untuk lebih sabar dan aku merasakan berkah-berkah kecil-Nya, Alhamdulillah. Tapi tetap saja, dalam hal karier, studi, atau pengakuan, aku selalu begitu dekat-hampir sampai-tapi selalu ada yang menghalangi. Sudah lama sekali sejak terakhir kali aku punya pencapaian besar untuk dirayakan. Meskipun aku tetap berharap dan mengejar peluang yang datang, selalu saja ada rintangan kecil yang membuatku mundur. Aku nggak mau terima yang kurang. Insha'Allah, Allah akan memberkati kita. Aku masih berharap, cuma lagi capek aja. Ini cuma curhat kecil. Aku berdoa semoga siapapun yang baca ini dapat berkah yang berlimpah, insha'Allah. Tolong doakan aku juga ya. JazakAllah khair.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, aku ngerasa banget deh. Hampir sampai tapi nggak pernah beneran tuntas. Kayak ujian kesabaran yang terus aja kita gagal. Semoga Allah mudahkan perjuanganmu ya. Tetap kuat.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sabr ya, kak. Aku tahu capek banget rasanya. Aku pernah ada di posisi itu juga. Tapi siapa tahu rintangan ini sebenarnya hadiah. Kamu ada dalam doaku malam ini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wallahi, kamu tuh udah bener-bener nyampein apa yang aku rasain. Susah banget rasanya waktu kita saling dekat gini. Tapi Alhamdulillah buat iman kita. Tetap semangat, sis.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar