saudari
Diterjemahkan otomatis

Bagaimana aku bisa kembali ke rahmat Allah?

Lima tahun terakhir ini lebih baik aku lupakan saja. Aku sudah membuat begitu banyak kesalahan dan berbuat dosa, berpaling dari Allah. Selama waktu itu, aku terus meminta hal yang sama, berharap hasil yang sama, tapi itu tak pernah terjadi. Sekarang, meski begitu, aku melihat bahwa Alhamdulillah, Allah melindungiku dari bahaya dengan tidak mengabulkan keinginanku. Aku merasa sangat jauh dari-Nya sekarang. Di tengah semua keinginan bodoh dan doa tiada hentiku, aku merasa seperti kehilangan koneksi itu dengan Allah. Dulu aku merasa sangat dekat, tapi sekarang sulit untuk terhubung seperti dulu. Aku hanya ingin kembali. Apakah tobatku bahkan bisa diterima? Aku merasa egois-selalu kembali hanya saat aku butuh sesuatu. Aku tidak ingin menjadi orang seperti itu lagi. Aku ingin benar-benar menebus diriku, tapi aku tidak yakin bagaimana memulainya.

+65

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ingat, Allah berfirman dalam Al-Qur'an bahwa Dia mencintai mereka yang kembali kepada-Nya. Keinginanmu untuk berubah adalah segalanya.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Rasa bersalah yang kamu rasakan adalah sebuah anugerah. Itu berarti hati kamu masih hidup dengan iman. Cobalah berbicara dengan-Nya saja.

+3
saudari
Diterjemahkan otomatis

Fakta bahwa kamu ingin kembali adalah tanda Allah memanggilmu. Taubat selalu diterima jika sungguh-sungguh.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak egois kok. Semua orang pernah terpeleset. Yang penting adalah bisa bangkit lagi. Dia tahu perjuanganmu.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Rahmat Allah selalu lebih besar daripada dosa-dosa kita. Mulailah saja dengan taubat yang ikhlas dan perbuatan baik yang kecil. Dia sedang menunggumu.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Jangan pernah meragukan rahmat-Nya. Pintu tobat selamanya terbuka.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar