saudari
Diterjemahkan otomatis

Bagaimana aku bisa bantu adikku yang menolak obatnya?

Assalamu alaikum. Adik perempuanku didiagnosis bipolar beberapa tahun lalu, tapi dia udah nunjukin gejala sejak kecil-hari-hari dengan energi dan kebahagiaan yang ekstrem, lalu hari-hari di mana dia cuma mengurung diri. Obatnya lumayan bantu meredam episode-episodenya, tapi belakangan ini dia berhenti minum dan nggak mau bilang alasannya. Sekarang dia ngalamin episode manik hampir tiap hari, dan jadi terobsesi sama setan, ngomongin tentang melawan mereka atau ngelakuin hal-hal berbahaya. Kami terus ingetin bahwa fokus ke dzikir Allah dan baca Surah Al-Baqarah itu lebih baik, dan kami udah coba ruqyah sebelumnya yang sedikit membantu, tapi masalahnya tetap ada. Aku nggak yakin apakah bipolar-nya yang bikin dia terobsesi sama pikiran-pikiran itu. Keluarga kami benar-benar kewalahan. Kami udah coba terapi, duduk bareng ngobrolin pemicunya, tapi nggak ada yang nempel. Dia sering ganti terapis dan nggak pernah kasih alasan jelas-aku rasa karena mereka nyuruh dia minum obat dan dia nggak mau. Setiap orang tua kami nyebut soal obat, dia cuma mengabaikan. Baru-baru ini aku tanya baik-baik kenapa dia sering banget kambuh dan apa pemicunya, tapi jawabannya nggak masuk akal. Dia keras kepala banget, jadi meyakinkannya rasanya mustahil. Saran apa pun bakal sangat berarti. JazakAllah khair.

+33

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, obat bipolar bisa punya efek samping yang parah, mungkin itu alasannya dia berhenti. Udah coba cari tahu soal itu belum? Selain itu, ruqyah memang bagus, tapi jangan lewatkan bantuan profesional ya. Semoga Allah memudahkan semuanya.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar