Sedih karena hubungan suami dengan shalat melemah, berdampak pada hubungan kami
Assalamu alaikum. Aku perlu cerita soal sesuatu yang terus membebani hati dan akan sangat menghargai nasihat. Selama Ramadan tahun ini, imanku rasanya makin kuat. Aku berkomitmen untuk shalat rutin dan tepat waktu, dan atas izin Allah, aku bisa mempertahankannya. Tapi aku perhatikan sesuatu yang mengkhawatirkan dari suamiku-dia sepertinya berhenti total shalat sejak Lebaran, kecuali Shalat Jum'at. Kalau aku ingatkan dengan lembut atau tanya, dia cuma janji nggak jelas atau malah ngeles. Pernah dia malah kesal dan bilang kalau harus shalat, dia nggak akan bantu apa-apa di rumah. Dia pergi ke masjid terus diam sampai Shalat Asar, Maghrib, dan Isya, yang rasanya reaksi yang aneh. Secara finansial, kami memang nggak gampang, tapi salah satu alasan besar orang tuaku setuju pernikahan kami karena kami semua kenal dia sebagai orang yang rajin shalat, ke masjid, dan dekat dengan Al-Qur'an. Sedih lihat dia sekarang menjauh dari semua itu. Jujur, keadaan ini udah ubah perasaanku dalam. Aku nggak tenang lagi dekat-dekat dia secara intim. Dulu aku nggak pernah menahan diri, tapi sekarang aku benar-benar bimbang dan mikir apa aku harus. Aku udah coba cari-cari online, tapi ini topik sensitif dan aku terlalu malu buat bahas sama keluarga. Aku juga nggak mau bikin dia malu. Salah nggak sih aku ngerasa gini soal keintiman dalam situasi kayak gini? Dan gimana aku bisa hadapi tantangan ini dengan cara yang baik? JazakAllah khair untuk nasihatnya.