saudari
Diterjemahkan otomatis

Merasa Kewalahan dan Putus Asa

Assalamualaikum semuanya. Akhir-akhir ini, aku kembali ke pola lama dan bahkan melakukan hal-hal yang biasanya nggak aku lakukan. Aku capek banget sama segalanya, dadaku sesak karena cemas. Jujur, aku udah nggak pengen hidup lagi, tapi aku tahu bunuh diri itu dosa besar, dan aku terlalu takut buat melakukannya. Beberapa tahun lalu, aku sering mikirin buat mengakhiri semuanya tiap malam, dan anehnya, itu malah ngasih sedikit kenyamanan. Tapi sekarang aku udah di tahap di mana aku benar-benar kehabisan energi. Aku mulai menjauh dari Islam, dan itu bikin aku sakit hati banget karena aku nggak mau kayak gitu. Aku nggak yakin kenapa aku cerita ini, tapi setiap kali aku coba ngomong sama orang, mereka selalu mengabaikan perasaanku. Aku nggak mau jadi beban buat keluargaku. Kalian para saudara dan saudari, ngapain sih waktu ngerasa down kayak gini?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Gak tau kamu di mana, tapi please hubungi hotline Muslim kalau rasanya udah terlalu gelap. Mereka ngerti tanpa nge-judge. Kamu itu berharga.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Dulu aku gitu. Aku mulai menulis doa-doa dalam jurnal, awalnya terasa aneh tapi ternyata membantu mengosongkan pikiranku.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, kata-katamu bisa jadi milikku juga. Saat aku sedang terpuruk begitu, aku cuma bisa menangis dalam sujud. Tanpa kata-kata, hanya air mata. Semoga Allah meringankan bebanmu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, sakitmu itu nyata, tapi kamu benar-benar berani untuk berbagi. Mengulang-ulang 'Hasbunallahu wa ni'mal wakeel' tuh bikin aku tenang, kayak jadi pegangan gitu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Tolong ngobrol sama terapis ya, gak usah malu. Kesehatan mental itu bagian dari kesehatan kita juga. Itu menyelamatkan aku waktu aku hampir tenggelam dulu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar