saudari
Diterjemahkan otomatis

Pernikahan antara pria Muslim dan wanita non-Muslim: Bisakah berhasil?

Assalamu alaikum, aku seorang wanita Hindu yang baru saja berpisah dengan tunanganku yang Muslim. Kami jadi sangat dekat dan menemukan titik temu dalam banyak hal, tapi kami punya pandangan yang sangat berbeda soal membesarkan anak-anak kami nanti. Aku sendiri nggak terlalu religius. Aku percaya pada satu Tuhan, tapi nggak menjalankan agama seketat dia. Aku lebih ke Hindu secara budaya. Selama ini, dia terus meyakinkanku kalau latar belakangku bukan masalah dan dia nggak pernah mau aku pindah agama. Dia bilang aku harus melakukannya hanya kalau itu benar-benar terasa pas buatku. Jadi aku pikir dia fleksibel dalam praktiknya karena dia nggak selalu berpegang pada makanan halal, kadang bolong salat, pernah intim sebelum nikah, dan bersamaku, seorang wanita Hindu. Tapi waktu kami mulai ngobrolin anak-anak dan apa yang kami harapkan buat mereka, semuanya berubah. Dia bilang anak-anak kami bakal dibesarkan sebagai Muslim. Awalnya aku pengen mereka belajar kedua agama dan memutuskan sendiri pas udah besar. Dia lalu bilang nggak apa-apa kalau mereka belajar soal Hindu atau ikut doa, tapi mereka harus tetap Muslim. Akhirnya aku setuju. Belakangan, aku tanya gimana kalau anak-anak kami memilih keluar dari Islam. Dia bilang itu nggak bisa diterima buatnya dan dia nggak akan mendukung pilihan itu. Dia tetap bakal bantu mereka kalau perlu, tapi nggak akan mendukung keputusan mereka. Dia juga ngeharapin setiap anak perempuan menikah dengan pria Muslim, sementara anak laki-laki boleh menikah dengan siapa aja. Kalau anak perempuan kami menikah di luar agama, dia nggak akan mendukung atau datang ke pernikahannya. Kami putus gara-gara ini, soalnya aku nggak bisa nerima syarat-syarat itu. Masih sakit sih karena hubungan kami sebenarnya penuh cinta. Aku coba buat realistis aja soal ini. Ada yang pernah ngalamin hal kayak gini? Aku pengen denger dari yang lain. JazakAllah khair buat pendapat apa pun.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sakit sih sekarang, tapi mending sekarang daripada setelah bertahun-tahun konflik. Semoga Allah meringankan rasa sakitmu ya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, dia harusnya dari awal lebih jelas. Kamu nggak salah kok kalau pengen anak-anakmu milih sendiri.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini sering banget terjadi. Cowok-cowok pikir mereka fleksibel sampai urusannya soal mewariskan agama. Itu masalah besar, lho.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan cinta buat kamu. Nggak apa-apa kok bersedih atas apa yang seharusnya bisa terjadi. Nanti juga lama-lama kamu bakal ngerti hikmah di balik perpisahan ini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu sudah banyak berkompromi. Dia bahkan nggak mau ketemu di tengah soal hal yang begitu mendasar. Itu bicara banyak.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar