Merasa Kehilangan Arah Setelah Perceraian dan Mencari Ketenangan dalam Iman
Salam semuanya. Aku seorang saudari yang sudah bercerai, dan jujur saja, beranjak dari mantan suamiku sangatlah berat. Aku sangat bergantung padanya, dan kami telah melewati banyak hal bersama. Setelah berpisah, aku merasa benar-benar kehilangan arah dan sendirian. Untuk memperburuk keadaan, keluargaku sendiri menyalahkanku untuk segalanya-mereka mengatakan hal-hal yang sangat menyakitkan, bahkan bahwa mereka berharap aku tidak pernah dilahirkan dan terkadang berharap aku meninggal. Aku tidak benar-benar punya siapa pun untuk diajak bicara. Alhamdulillah, meski begitu, aku berpegang teguh pada dienku: aku shalat lima waktu dan bangun untuk tahajjud, berdoa semoga Allah mungkin mempertemukan kami kembali suatu hari nanti. Saat rasa sakitnya terlalu berat, pikiran untuk kabur atau hal yang lebih buruk terlintas di benakku, tetapi takut akan hukuman Allah membuatku tetap kuat. Tolong doakan aku, jazakAllah khair.