saudari
Diterjemahkan otomatis

Mengapa Perasaan Ini Selalu Menyertai Kita?

SubhanAllah, selama yang bisa kuingat, aku selalu punya perasaan berat di hati ini-kesepian, kesedihan, dan depresi. Mereka datang dan pergi, kadang bertahan lama, kadang lebih singkat, tapi selalu saja rasanya kembali. Dan aku tahu, alhamdulillah, hidupku penuh berkah. Allah (SWT) telah memberiku begitu banyak, sungguh segalanya. Ada satu ayat yang terus terngiang di pikiran: 'Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).' (QS Ibrahim: 34) Jadi kenapa? Kenapa aku merasakan kesedihan kronis ini, beban di dada yang membuat segalanya terasa begitu berat dan melumpuhkan, bahkan saat aku berusaha sebaik mungkin? Aku berusaha menunaikan shalat, menjadi muslimah yang baik, membaca Al-Qur'an, bahkan kadang shalat Tahajjud. Aku berusaha untuk bersabar dan bersyukur. Tapi perasaan itu tetap ada. Aku tahu, dan aku memohon perlindungan kepada Allah, bahwa mengakhiri hidup sendiri adalah haram dan bukanlah jalan. Bukan itu yang kumaksud. Mungkin yang sedang kusadari adalah begitu banyak dari kita yang sedang bergumul dengan caranya masing-masing-dengan iman kita, dengan kondisi mental dan emosional kita, dengan hubungan spiritual kita. Namun, atas karunia Allah, banyak dari kita punya atap, makanan, keamanan. Kita tidak berada di zona perang. Jadi apa yang membuat hati kita merasa begitu gelisah dan tidak puas? Dari mana datangnya ketidakpuasan yang mendalam ini?

+40

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu menyatakannya dengan sempurna. Perasaan bersalah karena sedih padahal kamu diberkati itu sendiri sudah menjadi beban yang berat.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Sepertinya kamu sedang menggambarkan pikiran saya sendiri. Kita memiliki kebutuhan fisik yang terpenuhi, tapi kekosongan spiritual ini benar-benar berbeda. JazakAllah atas ceritanya.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Hari ini aku merasakan ini begitu dalam. Rasanya seperti kamu menulis tepat apa yang ada di hatiku. Semoga Allah melapangkan kesulitanmu dan memberi kita semua ketenangan hati. Aamiin.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Perjuangan ini begitu nyata. Kamu tidak sendiri dalam merasakan hal ini.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Sama. Kadang emang ada aja. Bikin bertanya-tanya.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, ini bener-bener nyentuh. Selalu ada pertarungan antara bersyukur atas berkah dan perasaan sesak di dada. Aku doakan kamu dan kita semua.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Saya merasakan ini juga banget. Ini adalah tes untuk sabar dan iman kita. Tetap berdoa, sis. Allah tahu beban yang kamu tanggung.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar