Merasa Iman Saya Mulai Pudar
Halo semuanya, aku lagi benar-benar berjuang saat ini dan butuh tempat untuk berbagi karena nggak bisa cerita ke keluarga atau teman-teman. Selama Ramadan kemarin, terutama di sepuluh hari terakhir yang penuh berkah dan malam Laylatul Qadr, aku benar-benar curahin hati dalam setiap doa, tapi alih-alih melihat keadaan membaik, semuanya malah berjalan ke arah sebaliknya. Aku meminta pada Allah untuk ikatan yang lebih kuat dengan orang tua, tapi belakangan kita malah bertengkar lebih sering dari sebelumnya. Aku berdoa untuk pekerjaan yang sesuai dengan passion, tapi orang tua terus mendorongku ke jalur karier yang nggak aku minati dan meragukan potensiku. Aku berdoa agar diberi kelancaran finansial, dan tepat di hari Lebaran, nilai kreditku tiba-tiba anjlok-aku nggak bisa bayar utang sekarang, dan jujur aja, keuanganku morat-marit untuk waktu yang bisa dibilang lama. Aku berdoa agar pria yang kuharapkan bisa menjadi jodohku menerimaku, tapi dia menolakku. Aku bahkan minta pekerjaan paruh waktu yang lebih baik karena yang sekarang ini bikin aku migrain terus dan lingkungan kerja sama rekan-rekannya toksik banget, nggak ada tindakan meski mereka bersikap buruk di depan pelanggan. Satu-satunya doa yang tersisa adalah yang kupanjatkan untuk orang lain, dan ini bikin aku mempertanyakan segalanya. Aku tahu Allah nggak menolak doa kita, tapi aku nggak bisa lepas dari perasaan kalau semua doaku ditolak. Sabar memang sesuatu yang harus kumiliki, tapi kesabaranku hampir habis-berapa malam lagi harus merengek-rengek? Pikiran "aku bukan Muslim" terus menghantuiku, dan jujur aku takut. Aku akan sangat menghargai kata-kata penghibur, doa, dan saran yang lembut-tolong jangan dikritik pedas ya.