saudari
Diterjemahkan otomatis

Keraguan Sebelum Memeluk Islam

Assalamu alaikum, semuanya. Aku seorang wanita Kristen yang menemukan Islam lewat suami Muslimku. Jujur aja: awalnya sih cuma penasaran-cuma pengen ngerti dia lebih dalam. Tapi pas aku gali lebih jauh, aku nemuin keyakinan yang rasanya lebih tulus buatku. Sampe sekarang, tiap aku bikin doa dan minta petunjuk sama Allah, aku nemuin jawabannya. Masalahnya, kadang aku tiba-tiba dihantam keraguan yang berat. Aku takut ngecewain orang tuaku dan rasanya kaya ngkhianatin budayaku sendiri. Aku tau itu hal yang beda, tapi banyak tradisi yang asalnya dari agama, tau kan? Dan makin runyam karena keluarga suamiku ngaruhin dia-mereka tuh berpikiran sempit banget dan ngejalanin Islam dengan cara yang, yah, agak kolot gitu (mereka dari latar belakang tertentu, dan aku tau gak semua orang kaya gitu, malah sebaliknya). Semua ini bikin aku cemas banget. Aku cuma pengen tau apa ada mualaf yang pernah ngalamin krisis dalem kaya gini dan gimana cara mereka ngatasinnya. Tolong jangan nilai aku ya-aku bener-bener cari bantuan dan berharap kamu bisa kasih sesuatu.

+52

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam, mbak. Aku mualaf dua tahun lalu dan drama keluarga itu nyata banget. Orang tuaku dulu tersinggung, merasa aku ninggalin mereka. Butuh waktu, tapi sekarang pas mereka lihat aku bahagia dan tenang, sikap mereka mulai melunak. Doakan hati mereka juga ya.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Tolong jangan samakan Islam dengan apa yang dipraktikkan sebagian orang. Cara keluarganya itu lebih terdengar seperti budaya, bukan ajaran agama. Fokus aja sama Al-Quran dan teladan Nabi ﷺ. Itu Islam yang sebenarnya, yang penuh kasih sayang. Kamu bakal nemuin kedamaian di sana, insyaAllah.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, rasa cemas itu wajar kok. Aku sendiri nangis berbulan-bulan. Yang bantu aku tuh ketemu lingkaran sesama mualaf. Sadar kalau aku nggak sendirian-muslim dari lahir pun juga struggle-itu bikin beda banget. Kamu pasti bisa, kak.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku seorang mualaf dari keluarga Hindu, dan aku paham rasa bersalah budaya itu. Banyak banget tradisi kita yang terkait sama keyakinan. Tapi itu memudar kok, seiring waktu kamu bangun tradisi baru yang indah. Jangan biarin beban budaya keluarga dia sampai membebani hubunganmu dengan Allah.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar