Pikiran tentang Pernikahan Budaya dalam Islam
Assalamu alaikum, semuanya. Cuma mau berbagi sesuatu yang akhir-akhir ini mengganjal di pikiran. Kalian tahu, kita semua ini sebenarnya satu ras-menikah karena penampilan atau warna kulit itu cuma preferensi, menurutku. Tapi kalau soal budaya, kalau seseorang muslim, bukankah menikah lintas budaya itu hal yang baik? Kamu jadi bisa belajar lebih banyak, dan anak-anakmu jadi lebih terbuka pikirannya juga-dan itu sepenuhnya halal. Jadi seorang saudara pernah bilang padaku kalau mencampur ras itu salah. Sebagai muslimah tiga ras dan multikultural, aku cuma bingung, gimana maksudnya? Mau sama siapa pun aku menikah, pasti akan jadi campuran, jadi ini personal buatku. Dia bilang itu "menjijikkan dan menyebabkan kebencian serta intoleransi." Tapi itu enggak benar. Justru sikap rasis itulah yang sebenarnya menimbulkan kebencian. Maksudku, kebencian dan intoleransi itu sudah ada sejak awal, bahkan dengan Adam, Hawa, Qabil, dan Habil. Semua kembali ke karaktermu, bukan budaya atau warna kulitmu. Mari kita fokus pada apa yang benar-benar penting dalam pernikahan: iman dan akhlak yang baik.