Apa aku salah jelasin sesuatu? Saudaraku bilang lebih milih susah daripada ngerasain Jannah
Assalamu alaikum, aku seorang mualaf dan satu-satunya Muslim di keluargaku. Waktu itu aku lagi ngobrol sama mereka tentang Islam. Aku udah lama pengen ganti nama tengahku karena alasan pribadi, dan aku pilih Yusuf karena kisah Nabi Yusuf (saw) bener-bener menyentuh hatiku-penuh pelajaran yang pengen aku jalanin. Pas salah satu saudara nanya kenapa Yusuf, aku mulai cerita kisahnya dan sedikit dasar-dasar Islam soalnya keluargaku nggak begitu kenal. Saudara yang lain tiba-tiba nimbrung, bilang agama bukan buat mereka karena banyak banget penderitaan yang orang alami. Aku coba jelasin kalo kesulitan itu sebenarnya ada tujuannya, dan setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Kadang perjuangan ngajarin kita hal-hal penting, dan apapun yang kita hadapi di dunia ini nggak bakal sebanding sama nikmatnya Jannah. Aku nyebutin hadits yang bilang kalo kamu ambil orang paling sengsara dan celupin dia ke Jannah (aku nggak sengaja bilang 'disiksa' tapi buru-buru aku ralat maksudku hidup penuh penderitaan) dan ditanya apakah dia pernah ngerasain susah, dia bakal bilang nggak [Sahih Muslim 2807]. Jannah itu tempat penuh kedamaian dan kebahagiaan abadi, dan susah payah di dunia ini cuma sementara dan nggak ada artinya dibandingin. Tapi saudaraku malah bilang dia lebih milih susah dan nggak mau kedamaian atau kebahagiaan total-mereka kelihatan bener-bener kesel sama omonganku. Apa aku salah ngomong ya? Kenapa reaksinya kaya gitu?