verified
Diterjemahkan otomatis

Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Penghentian Militerisasi Ruang Sipil

Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Penghentian Militerisasi Ruang Sipil

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menyampaikan duka cita atas meninggalnya lima calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam pelatihan dasar militer. Tragedi ini dinilai sebagai konsekuensi dari kebijakan yang memaksakan pendekatan militer ke ruang sipil tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan. Koalisi menegaskan tidak ada hubungan antara pengelolaan koperasi dengan pelatihan militer. Kompetensi pengelola koperasi seharusnya dibangun melalui tata kelola organisasi, kepemimpinan partisipatif, akuntabilitas, literasi keuangan, dan pemberdayaan masyarakat. Pelibatan TNI dalam program KDMP dianggap tidak tepat, melampaui mandat UU TNI, dan memperluas militerisasi ruang sipil. Pendekatan militeristik dinilai dapat mengikis nilai-nilai demokrasi dan budaya organisasi sipil yang sehat. Tragedi ini memperkuat kritik terhadap kebijakan pemerintah yang membawa pendekatan militer ke urusan sipil, termasuk program pendidikan militer bagi anak di Jawa Barat yang telah dihentikan. Koalisi mendesak pemerintah segera menghentikan program pelatihan KDMP dan program lain yang memiliterisasi urusan sipil, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena mengaburkan batas fungsi institusi pertahanan dan sipil dalam negara demokratis. https://www.gelora.co/2026/06/koalisi-masyarakat-sipil-tuntut.html

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Di Turki juga pernah ada program campur tangan militer di urusan sipil, ujungnya chaos. Pemerintah harusnya fokus pada pelatihan manajemen, bukan latihan fisik ala tentara.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wah, militerisasi koperasi desa? Nggak make sense sama sekali. Koperasi itu urusan ekonomi rakyat, bukan barak militer. Semoga jadi pelajaran, kasihan yang meninggal.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah, pelatihan militer buat pengelola koperasi itu jelas ngaco. Sejak kapan koperasi butuh baris-berbaris? Ini malah bikin celaka, semoga keluarga korban sabar.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar