Apakah ada yang bisa mencelakai kita tanpa izin Allah?
Ini tentang istri saudara laki-lakiku. Setelah pernikahan mereka, aku mulai merasakan iri dari sisinya. Aku sudah berusaha maksimal untuk mengatasinya, tapi saat aku tidak ada, dia mengeluarkan kata-kata kasar tentangku, yang perlahan membuatku jadi benci padanya. Dia sudah berusaha untuk hamil, tapi aku juga hamil sekitar waktu yang sama. Saat dia tahu soal kehamilanku, alih-alih memberi ucapan selamat, dia malah memulai pertengkaran besar di rumah. Selama masa kehamilanku yang lanjut, aku tinggal bersama orangtuaku, dan dia terus-menerus menyulitkanku. Aku menghindari konfrontasi, percaya pada rencana Allah. Sedihnya, aku kehilangan bayiku saat persalinan. Kehamilan dan bayiku sehat, dan kehilangan ini tidak terduga. Aku ingat dia masuk ke ruang bersalin dan membaca sesuatu. Suamiku, ibuku, dan mertuaku terus-menerus berdoa, dan aku kira dia juga berdoa, tapi kehadirannya membuatku tidak nyaman. Aku sangat berduka, tapi aku menerima ketetapan Allah. Dia memberiku kehamilan itu dan Dia yang memilih mengambil anakku. Insha'Allah, mungkin Dia akan mempertemukanku lagi dengan bayiku yang hilang suatu hari nanti. Hari ini sudah enam bulan sejak kehilangan itu, dan ibuku menemukan beberapa taweez di laci miliknya, salah satunya berisi namaku, nama ibuku, dan tanggal lahir kami. Mengingat reaksinya saat tahu aku hamil, tingkah lakunya di ruang bersalin, dan komentar-komentar menyakitkannya setelah kehilanganku, aku jadi terpikir, jangan-jangan dia pakai sihir untuk menyebabkan penderitaan ini. Dia rajin shalat dan baca Quran, tapi dia juga sering konsultasi dengan orang-orang yang buat taweez. Apa yang sudah hilang ya sudah hilang, tapi bagaimana aku melindungi masa sekarang dan keluargaku? Pada akhirnya, semua urusan itu atas kehendak Allah, tapi apa Dia setuju dengan rasa sakit ini? Kenapa ini bisa terjadi?