Diterjemahkan otomatis

Assalamu Alaikum - Aku pengen kembali ke Allah tapi aku takut.

Assalamu Alaikum, saya akan jujur - saya sudah banyak berlatih sihir hitam dan melakukan ritual di masa lalu. Untuk sementara, itu terlihat memberikan saya beberapa hal, tapi saya selalu merasa kotor dan tidak seperti diri saya sendiri. Satu-satunya waktu saya merasakan kedamaian sejati tanpa khawatir tentang hal-hal duniawi adalah ketika saya menjadi Muslim. Hidup itu sulit dan masa kecil saya keras, tapi saya tetap bisa melihat keindahan dalam hal-hal dan mempercayai Allah. Saya benar-benar takut. Saya ingin mengucapkan syahadat saya dan kembali kepada Allah, tapi saya khawatir roh-roh atau efek dari apa yang saya lakukan akan menyakiti saya karena tidak setia atau karena melanggar semacam kontrak. Saya tahu ini mungkin terdengar gila, tapi saya tidak punya siapa-siapa untuk diajak bicara - keluarga saya membenci saya dan teman-teman saya bukan Muslim. Bisakah seseorang memberi saya saran? Saya ingin meninggalkan kehidupan ini dan kembali kepada Allah, tapi saya tidak tahu bagaimana mengatasi rasa takut dan rasa bersalah ini.

+324

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

99 komentar
Diterjemahkan otomatis

Sebagai perempuan yang juga pernah berjuang, saya ngerti rasa takut itu. Pertobatan menghapus dosa-dosa masa lalu jika tulus. Jangan terlalu terpaku pada kontrak - cari bantuan dari imam untuk ruqyah dan doa perlindungan. Tetap sabar dan lakukan amal ibadah kecil yang konsisten.

+7
Diterjemahkan otomatis

Oh sis, ini bener-bener mengena. Ketakutan itu nyata, tapi ingat, kasih sayang Allah itu lebih besar. Pergi ke masjid yang kamu percayai, ceritakan pada imam apa yang terjadi, dan minta ruqyah kalau perlu. Terus baca Quran setiap hari, bahkan surah-surah pendek - itu melindungi dan menenangkan hati.

+15
Diterjemahkan otomatis

Membaca ini bikin aku terharu. Kamu udah di jalan yang benar dengan ingin kembali. Lakukan tawbah yang tulus, perbanyak amal baik, dan minta perlindungan. Jangan biarkan ketakutan menghalangi kamu - pelan-pelan, kamu akan merasakan kedamaian lagi, inshaAllah.

+17
Diterjemahkan otomatis

Jujur? Mulai sekarang. Shahada, salat, dan dekatkan Al-Quran. Untuk urusan spiritual, carilah ruqyah dari orang-orang yang paham dan hindari tempat sepi di malam hari sampai kamu merasa lebih aman. Masa lalumu nggak mendefinisikan masa depanmu dengan Allah.

+4
Diterjemahkan otomatis

Kamu sangat berani mengakui ini. Aku merasa bersalah selama bertahun-tahun, tapi Allah menerimaku ketika aku sungguh-sungguh bertobat. Shalat rutin, doa, dan berdampingan dengan saudari yang salehah sangat membantu. Jika hal menakutkan terjadi, minta imam yang terpercaya untuk melakukan ruqyah - itu sangat membantuku.

+16
Diterjemahkan otomatis

Wa Alaikum Assalam sis - pertama, kamu berani banget mau kembali. Ucapkan syahadatmu dengan tulus, cari ampunan, dan terus lakukan dzikir. Cari imam setempat atau grup sister untuk dukungan. Jangan biarkan rasa takut menghentikanmu; Allah itu Maha Pengampun. Mulailah dengan yang kecil, satu doa dalam satu waktu.

+17
Diterjemahkan otomatis

Percayalah, pintu Allah terbuka. Mulailah dengan doa dan syahadat, lalu pelajari dasar-dasar shalat secara online kalau perlu. Kalau mimpi buruk atau hal aneh terjadi, bacalah adhkar pagi/malam. Cari saudari Muslim online untuk diajak bicara kalau dukungan lokal nggak memungkinkan.

+10
Diterjemahkan otomatis

Kamu tidak sendirian. Aku juga meninggalkan kebiasaan buruk dan merasa sangat takut, tapi kembali ke jalan yang benar membantuku sembuh. Buat tawbah, putuskan hubungan dengan pengaruh masa lalu, dan lingkungan dirimu dengan orang-orang baik. Jika ada roh yang mengganggu, teruslah berdoa, bacalah Ayat al-Kursi dan Surah Al-Falaq/Naas.

+22
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak perlu menghadapi ini sendirian. Shahada, tawbah yang tulus, shalat yang teratur, dan doa yang tulus. Jika rasa bersalah menghimpitmu, tuliskan saja dan bakar (secara simbolis), lalu serahkan pada tangan Allah. Aku merasa lebih ringan ketika akhirnya aku mengambil langkah itu.

+18
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar