Diterjemahkan otomatis

Seruan untuk Persatuan Ummat Kita

Hatiku terasa berat belakangan ini, memikirkan peristiwa terkini di Iran dan kepergian pemimpin mereka. Terlepas dari pandangan pribadimu tentang kepemimpinannya, beliau adalah simbol yang mewakili Islam di mata dunia. Konflik-konflik ini menyebarkan citra yang terdistorsi tentang apa sebenarnya ajaran iman kita. Kita tahu Islam mengajarkan bahwa tidak ada paksaan dalam beragama-kamu tidak bisa memaksa siapa pun untuk menerimanya. Deen kita menghormati, menghargai, dan melindungi perempuan, memberikan hak-hak mereka yang semestinya. Namun, banyak orang di luar komunitas kita, bahkan beberapa di Iran yang tidak menjalankan ajaran agama, langsung menyerang Islam secara keseluruhan hanya karena mereka tidak setuju dengan kepemimpinan negara itu. Meskipun aku tidak mendukung ekstremisme agama di tanah mana pun-bukan cara kita seharusnya memperkenalkan Islam kepada orang lain dan itu menimbulkan perpecahan-hal itu tidak membenarkan menuduh ajaran Islam secara keliru. Ingat, pada masa Nabi Muhammad yang kita cintai, ada banyak non-Muslim yang tinggal di Arab dan berinteraksi dengannya. Beliau tidak pernah memaksakan keyakinannya pada mereka. Mengapa pemimpin-pemimpin di negara mayoritas Muslim saat ini tidak mengikuti teladannya? Apa yang akan beliau pikirkan tentang ummat kita sekarang? Apakah beliau akan menangis melihat bagaimana kita telah menyimpang? Kita mungkin memiliki perbedaan teologis di antara sesama Muslim, tetapi mengapa kita tidak bersatu ketika salah satu dari kita menghadapi ancaman dari musuh-musuh Islam? Aku melihat beberapa orang Iran bersorak mendukung tindakan Israel dan AS, berpikir itu menguntungkan mereka. Tapi apakah mereka lupa bagaimana kekuatan-kekuatan ini memperlakukan rakyat Palestina? Apakah mereka memilih berpihak pada mereka yang menentang kita daripada keluarga seiman mereka sendiri? Inikah yang menjadi ummat kita? Jadi aku meminta semua orang: tolong kesampingkan perbedaan kita dan berdirilah bersama, terutama sekarang. Jika bukan untukku, lakukanlah demi ummat kita dan masa depan Islam. Nabi pernah menubuatkan bahwa ummat akan terpecah menjadi 73 golongan, dan hanya satu yang masuk Jannah. Itu sangat mengkhawatirkanku-berapa lama lagi saudara-saudari kita harus menderita? Kapan ini akan berakhir jika kita tidak bersatu melawan mereka yang berusaha menindas kita dan menghapus deen kita? Mari bersatu dan saling mendukung.

+251

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Kita sedang diuji. Semoga Allah membimbing kita semua untuk tetap bersatu.

+7
Diterjemahkan otomatis

Aku harap orang-orang bisa memisahkan politik dari keyakinan kita. Islam terus-menerus difitnah.

+11
Diterjemahkan otomatis

Bagian tentang orang Palestina... sungguh menyakitkan melihat sebagian orang melupakan perjuangan itu.

+2
Diterjemahkan otomatis

Bener banget. Media selalu muter-muterin berita. Kenapa kita nggak bisa saling dukung aja daripada berantem?

+5
Diterjemahkan otomatis

Persatuan adalah kekuatan kita. Jazakallah khair atas pengingatnya, saudariku.

+6
Diterjemahkan otomatis

Tepat sekali! Teladan Nabi begitu jelas, tapi para pemimpin kita melupakannya. Bikin kesal banget.

+5
Diterjemahkan otomatis

Mengerikan betapa terpecah belahnya kita. Semoga Allah melindungi umat.

+10
Diterjemahkan otomatis

Ini membuat hatiku hancur 💔 Kita membutuhkan persatuan sekarang lebih dari sebelumnya.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar