saudari
Diterjemahkan otomatis

Berjuang dengan imanku secara diam-diam

Assalamu alaikum. Aku udah ngerasain perasaan berat ini selama lebih dari setahun, kayak imanku pelan-pelan meredup dan itu nyiksa banget di dalam hati. Aku tinggal di negara Muslim, dikelilingi keluarga dan masyarakat yang punya ekspektasi tertentu dariku. Aku masih shalat-itu kayak satu-satunya tali yang aku pegang. Tapi Ramadan datang dan pergi, dan aku hampir nggak nyentuh Al-Qur'an, mungkin shalat tarawih cuma beberapa kali. Aku rasa masalahnya datang dari dalam diriku sendiri, bukan dari setan atau apa pun. Rasanya membingungkan banget karena aku nggak bisa begitu aja lepas sambil tinggal di sini sama keluargaku. Aku masih muda, dan aku terus berharap semuanya bakal membaik seiring aku tumbuh dewasa, tapi dalam hati aku nggak yakin bakal begitu. Cuma ngerasa sangat tersesat.

+15

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jujur ya? Kalau kamu khawatir soal itu, berarti imanmu belum mati, cuma lagi berjuang aja. Jangan biarin rasa bersalah menggerogoti kamu. Amalan kecil yang rutin, meski cuma dzikir singkat habis subuh, pelan-pelan bisa ngembaliin semangat itu.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, aku benar-benar merasakannya di dalam jiwa. Hampa ini rasanya datang bergelombang, tapi berpegang pada salat itu segalanya. Coba deh baca Qur'an satu halaman sehari aja, nggak usah dipaksain. Kamu nggak sendirian dalam perjuangan ini.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar