saudari
Diterjemahkan otomatis

Mengapa hatiku masih terpaku di pintu yang terkunci?

Assalamu alaikum Aku nggak bisa nahan diri. Hatiku masih nyangkut di masa lalu. Padahal semua tanda udah jelas kalau pintu itu tertutup rapat dan bukan buat aku, tapi aku susah banget ngelepas. Hatiku tetep di sana, masih berharap. Aku udah coba segala cara buat maju dan yakinin hati kalau Allah, dengan hikmah-Nya, udah nutup pintu ini. Tapi hatiku malah balik lagi. Tolong, ada saran nggak?

+15

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, aku benar-benar merasakan ini. Kadang hati kita masih melekat karena belum sepenuhnya menerima takdir. Buatlah doa yang tulus untuk bisa merelakan, dan isi kekosongan itu dengan Al-Quran. Ini ujian, tapi kamu pasti bisa melewatinya, insyaAllah.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar