Kenapa sih kita menaruh para mualaf di posisi yang begitu tinggi di dunia maya?
Assalamu alaikum, aku akhir-akhir ini memperhatikan sesuatu. Setiap kali ada mualaf dari latar belakang Barat atau Asia Timur mulai posting tentang Islam, pengikut mereka langsung meledak. Komunitas menghujani mereka dengan begitu banyak cinta, bahkan kalau mereka cuma penasaran dan belum sepenuhnya memeluk agama ini. Alhamdulillah, memang bagus menyambut orang, tapi kayaknya ada yang mungkin memanfaatkan tren ini untuk cari popularitas tanpa benar-benar terhubung ke agama. Aku nggak menghakimi ketulusan siapa pun, tapi kenapa kita nggak bisa memperlakukan mereka seperti saudara atau saudari lainnya aja? Apakah semua heboh ini cuma cara untuk mendorong mereka dalam perjalanan mereka, atau kita malah berlebihan? JazakAllah khair atas pendapat kalian.