Gus Irfan Minta Tambahan Pagu Haji 2027 Rp1,84 Triliun untuk Biaya Teknis
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) mengungkapkan kementeriannya membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp1,84 triliun pada 2027 untuk mendukung pelaksanaan teknis penyelenggaraan haji dan umrah. Saat ini, pagu indikatif yang diterima hanya Rp1,94 triliun dan hanya mencakup belanja pegawai, operasional perkantoran, serta pembangunan infrastruktur melalui SBSN.
Ia menjelaskan total kebutuhan mencapai Rp3,78 triliun, sehingga terdapat kekurangan yang diusulkan dari rupiah murni. Anggaran terbesar dibutuhkan Direktorat Jenderal Bina Penyelenggara Haji dan Umrah senilai lebih dari Rp1,1 triliun, yang belum tercakup dalam pagu indikatif.
Direktorat lain juga memerlukan anggaran, seperti Pelayanan Haji Rp67,39 miliar, Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Rp39,95 miliar, Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Rp23,73 miliar, serta Inspektorat Jenderal Rp27,96 miliar. Sekretariat Jenderal pun masih kekurangan Rp543,38 miliar.
Gus Irfan menegaskan bahwa ruang fiskal yang tersedia belum mampu mendukung aktivitas inti penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, sehingga tambahan anggaran menjadi krusial.
https://mozaik.inilah.com/haji