Lamongan Cetak 3.162 Hafidz Muda Melalui Gerakan Menghafal Alquran
Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia berkarakter di tengah era digital. Gerakan Lamongan Menghafal Alquran menjadi salah satu program unggulan yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan nilai moral dan keagamaan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pendidikan formal, tetapi juga dari kekuatan nilai dan etika generasi muda. Capaian Indeks Kesalehan Sosial Lamongan yang tinggi, yaitu 89,88, mencerminkan kuatnya budaya belajar dan kepedulian sosial di masyarakat.
Pada tahun 2026, sebanyak 7.890 peserta mengikuti ujian tahfidz, dengan 6.168 di antaranya lulus. Dari seleksi lanjutan, 3.162 hafidz dan hafidzah meraih predikat sangat baik (mumtaz), termasuk 64 peserta yang mencapai predikat mumtaz istimewa dengan nilai 98-100.
Ke depan, pengembangan program ini akan diintegrasikan dengan pemanfaatan platform digital dan penguatan literasi untuk menjaga relevansinya dalam membentuk generasi tangguh dan berintegritas.
https://kabarbaik.co/lamongan-