Saat doa tahajudku untuk ujian seolah tak terjawab
Aku sudah rutin shalat tahajud, memohon pertolongan Allah agar bisa lulus ujian lisensi perawat pada percobaan kedua. Ibuku dan nenekku juga ikut mendoakan, bahkan ibuku sampai memperpanjang shalat Isya untukku-tapi aku tetap gagal, dan mendapat kabarnya di malam yang sama saat Ramadan. Aku sudah banyak berdoa dan belajar keras, dan selama ini selalu dengar bahwa doa pada waktu tahajud mustajab, jadi aku bingung di mana letak kesalahanku. Jujur saja, kegagalan ini bikin aku merasa jauh dari Allah, apalagi dengan masalah keuangan seperti utang kartu kredit dan pinjaman pelajar yang kini mulai berbunga, ditambah belum ada pekerjaan. Sejak ayahku meninggal, aku tak bisa bergantung pada keluarga, dan lulus ujian ini adalah harapanku untuk bisa segera bekerja. Memang berat, tapi aku masih berusaha untuk bersedekah meski lagi serba kurang. Ramadan kali ini terasa sulit, dan meski aku berpuasa, aku merasa tidak terhubung dan kurang semangat untuk shalat rutin. Aku cerita ini dengan terbuka, bukan untuk mengeluh, tapi untuk mencari pengertian dan saran. Aku yakin perawat adalah panggilanku-Allah pasti tidak mengarahkanku menyelesaikan sekolah tanpa alasan-dan aku percaya dengan kesabaran, mungkin percobaan ketiga akan berhasil, insya'Allah.