Diterjemahkan otomatis

Mempertimbangkan Memeluk Islam Saat Sudah Menikah

Assalamu alaikum semuanya. Aku dibesarkan sebagai Katolik, melewati semua sakramen, lalu menghabiskan tahun-tahun agak tersesat-tidak benar-benar percaya pada sesuatu yang spesifik. Tapi mendekati akhir tahun lalu, dengan segala hal yang terjadi di Gaza, aku akhirnya mengambil Al-Quran untuk membacanya. Untuk pertama kalinya, aku merasakan hubungan yang nyata dan kuat dengan Allah. Sejak itu, aku terus belajar lebih banyak tentang Islam dan membaca Al-Quran kapan pun aku sempat. Seorang teman dekatku, yang lahir sebagai Muslim, menyebutkan sesuatu yang terus terngiang di pikiranku. Dia bilang kalau aku memeluk Islam (revert) saat masih menikah, dan kalau suamiku tidak memeluk Islam juga, hal itu bisa menyebabkan kesulitan berkelanjutan, seperti berada dalam keadaan berdosa. Aku sudah berbagi apa yang kupelajari dengan suamiku, dan alhamdulillah, dia selalu menghargainya dan menganggapnya indah, tapi dia sendiri belum siap untuk mengambil langkah itu saat ini. Aku cuma bertanya-tanya, apakah ini benar-benar bermasalah? Aku sangat mencintai suamiku; kami berkomitmen satu sama lain dan tidak berniat untuk berpisah. Apakah benar-benar salah bagiku untuk menjadi Muslim jika dia tidak? Maaf kalau ini bukan tempat yang tepat untuk bertanya, tapi aku benar-benar butuh bimbingan. Jazakallah khair sebelumnya untuk semua nasihatnya. Ramadan Mubarak untuk kalian semua.

+40

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah mempermudah jalanmu. Fokus saja pada perjalananmu sendiri dan terus bagikan dengan rasa kasih. Ketulusanmu sungguh indah.

+2
Diterjemahkan otomatis

Aku kenal mualaf di situasi serupa. Mereka fokus jadi Muslimah terbaik yang mereka bisa, dan iman mereka melembutkan hati suami-suaminya. Jangan putus asa!

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar