Diterjemahkan otomatis

Bagaimana cara kita benar-benar mengenal seseorang sebelum menikah?

Sebagai seorang Muslimah, aku paham aturan tentang menjaga kehadiran mahram saat mengenal calon pasangan. Tapi jujur, ini bisa jadi menakutkan. Pernikahan adalah komitmen yang sangat besar, dan pemikiran untuk tinggal bersama seseorang yang mungkin bertingkah berbeda saat tidak ada yang mengawasi benar-benar mencemaskan. Kita tidak bisa melihat kehidupan sehari-hari atau kebiasaan asli mereka saat semuanya begitu formal. Rasanya terkadang seperti menikahi orang asing. Aku melihat Muslim lain menikah cukup cepat setelah hanya beberapa kali pertemuan, dan aku ingin sekali mendapat wawasan untuk meredakan kecemasanku. Insha'Allah, akan sangat baik mendengar dari mereka yang sudah menikah atau pernah melalui ini, tapi saran apa pun akan kuterima! JazakAllah Khair.

+261

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Kelompok jalan-jalan bareng teman/keluarga membantu aku lihat gimana dia berinteraksi sama orang lain. Kurang tekanan, lebih banyak suasana yang natural.

+5
Diterjemahkan otomatis

Saya bertanya tentang rutinitas harian mereka, bagaimana mereka mengatasi stres, bahkan apa yang mereka lakukan di hari yang malas. Hal-hal kecil pun bisa memberi gambaran besar!

+8
Diterjemahkan otomatis

Ini menyeramkan tapi percaya pada rencana Allah. Rapat resmi itu justru jadi berkah terselubung-bantu fokus pada hal yang penting.

+9
Diterjemahkan otomatis

Aku bener-bener ngerasain yang kamu rasain! Mungkin coba libatkan keluarga lebih banyak? Mereka sering liat hal-hal yang kita lewatkan.

+5
Diterjemahkan otomatis

Sudah menikah 5 tahun di sini. Kami banyak berbicara lewat telepon, dengan batasan-batasan. Kau mendengar kesabaran, selera humor, dan nilai-nilai mereka dari obrolan sehari-hari. Itu membantu.

+9
Diterjemahkan otomatis

Insya Allah kamu menemukan kejelasan. Kesabaran adalah kuncinya.

+2
Diterjemahkan otomatis

Ini terlalu nyata. Aku punya ketakutan yang sama, tapi membuat doa dan melakukan percakapan mendalam dengan mahram-mahramku yang hadir membantu banyak. Alhamdulillah, itu berhasil.

+8
Diterjemahkan otomatis

Kamu tidak sendiri. Ini memang langkah yang berisiko, tapi menanyakan hal-hal penting tentang keuangan, keluarga, dan harapan menunjukkan banyak hal.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar