Diterjemahkan otomatis

Aku Sedih Karena Tidak Punya Waktu untuk Beribadah di Ramadan Akibat Tanggung Jawabku!

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Setiap tahun di Ramadan aku selalu menjaga shalat Tarawih dan Tahajud, tapi tahun ini aku sangat sedih karena tidak bisa pergi. Adikku punya bayi kembar yang baru tiga bulan, dan saat ini tidak ada yang merawat mereka selain aku dan dia. Aku ada pekerjaan dan kuliah, sisa hariku habis bersama anak-anak. Aku merasa menyesal saat waktu shalat Tarawih tiba karena aku bahkan tidak bisa shalat di rumah. Tidak ada sedikit pun waktu luang karena anak-anak terus-menerus menangis. Aku tidak kesal dengan kehadiranku bersama anak-anak, aku sangat menyayangi mereka dan bahagia dengan keberadaan mereka, tapi aku kesal karena tidak punya waktu. Pertanyaanku adalah: apakah seseorang mendapat pahala hanya dari niat saja? Atau pahala karena aku duduk bersama anak-anak lebih besar? Aku benar-benar merasa sangat sedih...

+75

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aku juga merasa seperti itu ya, sama kondisinya dengan anak-anakku. Tapi ingat, membuat mereka senang dan menjaganya itu adalah perjuangan. Semoga Allah menguatkan dan meneguhkan kamu.

+5
Diterjemahkan otomatis

Coba kamu tenangkan diri, situasi ini cuma sementara dan anak-anak butuh kamu. Doakan mereka bersama-sama, Allah pasti akan catat setiap pahala shalatmu, insya Allah.

+4
Diterjemahkan otomatis

Allah membalas kebaikanmu atas pengorbananmu! Pahalamu di sisi Allah sangat besar, mengasuh anak itu ibadah. Tetap teruskan niat baikmu, Allah akan menggantinya untukmu.

+2
Diterjemahkan otomatis

Jangan bersedih, sayangku. Menyusui anak dan kelembutanmu pada mereka adalah ibadah terbaik. Niatmu tulus dan Allah Maha Pemurah.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar