saudari
Diterjemahkan otomatis

Berjuang dengan Imanku

Assalamu alaykum. Aku lagi ngalamin masa sulit dan butuh banget saran. Aku masuk Islam tiga tahun lalu, melakukannya sendiri secara pribadi, tapi waktu itu aku lagi dalam hubungan yang nggak halal. Pria itu Muslim, dan aku nggak pernah cerita soal mualafku sampai kita putus. Belakangan, dia bilang dia cinta dan yakin sama aku, tapi dia takut sama pandangan komunitasnya karena aku orang bule. Itu jadi alasan besar kenapa dia merasa belum siap nikah atau ngasih tahu orang tuanya. Rasanya aku jadi ngerasa buruk banget. Aku ngobrol sama terapisku, dan dia bilang mungkin aku cuci otak dan cuma nyari restunya, padahal aku masuk Islam diam-diam karena itu bikin hatiku tenang. Akhir-akhir ini, aku ngerasa jauh banget dari Allah dan Islam, dan aku nyari petunjuk. Aku selalu yakin aku masuk Islam buat diriku sendiri, tapi sekarang aku takut jangan-jangan tanpa sadar aku lakuin itu buat dia, meskipun aku tetap Muslim setelah putus. Aku agak malu ngomongin ini, jadi tolong jangan julid ya :)

+20

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wah, aku sangat merasakan ini. Aku juga seorang mualaf dan kadang bertanya-tanya apakah aku melakukannya demi mantanku? Tapi kemudian aku mendapati diriku salat subuh sendirian, jauh dari dia, dan aku tahu ini untuk diriku sendiri. Semoga Allah menenangkan hatimu, kakak.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, terapis kamu bilang 'dicuci otak'? Itu kasar banget sih. Kamu masuk Islam sendirian, nemuin kedamaian, dan tetap bertahan setelah putus. Itu kan jawaban dari hati kamu sendiri. Jangan biarkan keraguan mencuri apa yang udah Allah tanamkan dalam dirimu.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar