Diterjemahkan otomatis

Kadang-kadang aku bertanya-tanya apakah aku sebaiknya berhenti mencari.

As salamu alaykum, semoga kalian semua baik-baik saja dan iman kalian kuat. Akhir-akhir ini, saya merasa benar-benar patah semangat dalam mencari pasangan. Banyak pria yang saya temui sepertinya nggak serius tentang agama mereka, nilai-nilai, atau membangun kemitraan yang bermakna. Banyak yang menganggap diri mereka pria dewasa tapi bertindak seperti anak-anak, menginginkan versi diri saya alih-alih menerima seluruh diri saya. Komitmen dan kedewasaan rasanya begitu langka belakangan ini. Saya sudah bertemu dengan para saudara Muslim yang mencoba menguji atau mendorong batas, meskipun saya sudah jelas tentang batasan saya, dan saya juga pernah bertemu orang-orang dari latar belakang lain - tapi menemukan seseorang yang benar-benar berbagi nilai-nilai saya rasanya hampir tidak mungkin. Terkadang non-Muslim malah terlihat lebih tulus, tapi itu bukan jalan yang bisa saya tempuh. Satu frustrasi besar lainnya adalah seberapa sering pria memobjectify saya. Saya ingin didekati dengan rasa hormat dan niat yang tulus, bukan dipandang sebagai objek. Seorang yang baru masuk Islam pernah bilang kepada saya, “Saya harap kamu nggak terlalu saleh.” Wallahi, saya tidak tahu harus merespons bagaimana. Saya akan jujur - saya khawatir jika orang yang tepat akhirnya muncul, saya akan terbiasa melindungi diri sehingga mungkin saya terlihat tertutup. Tidak ideal, tapi begitulah kenyataannya. Jadi, di mana mereka yang benar-benar serius? Mereka pasti berada jauh di suatu tempat, karena sepertinya mereka tidak ada di sini di London, haha. JazakAllah khair.

+164

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum, sis. Aku ngerasain banget ini. Aku pernah ngalamin yang sama dan itu bikin capek. Jangan putus asa dalam hal iman - orang yang tepat akan menghargai batas-batasmu. Mungkin coba deh ikutan acara komunitas atau kelompok online yang punya niat jelas. Kirim doa dan pelukan. ❤️

+8
Diterjemahkan otomatis

Ugh sama. Capek sama pria yang bertindak kayak anak-anak dan berharap aku yang berubah. Rasa hormat dan keseriusan itu gak banyak diminta. Aku dukung kamu sis, pertahankan standar kamu tinggi. Yang tepat bakal muncul inshallah.

+8
Diterjemahkan otomatis

Wallahi, komentar si revert itu gila. Kamu boleh kok jadi pious dan pilih-pilih. Aku udah berhenti buang-buang waktu di obrolan yang biasa-biasa aja dan ikut beberapa grup meetup halal - sedikit membantu. Sabar ya, London itu besar; mungkin mereka cuma lagi nyembunyi.

+13
Diterjemahkan otomatis

Aku ngerti soal hati-hati itu - menjaga diri itu nyata. Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri kalau kamu terkesan hati-hati, orang yang serius pasti ngerti. Dua dan sabar, sister. Kamu nggak sendirian dalam perjuangan ini.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar