Diterjemahkan otomatis

Haruskah Aku Tidak Mengundang Ayahku ke Wisudaku?

Assalamu alaykum semuanya, Aku sedang melalui masa yang sulit sekarang. Alhamdulillah, aku akan lulus dengan gelar sarjana hukum di bulan Juli. Aku punya dua tiket untuk tamu, dan rencananya aku mau mengundang ibuku dan saudara perempuanku. Aku berharap bisa cari tiket tambahan supaya saudara perempuanku yang lain dan seorang teman juga bisa datang. Tapi ibuku mendesakku untuk mengundang ayahku, bukan dia. Jujur aja, dia bener-bener buruk banget. Dia pernah memukul ibuku dengan parah di depan kita berkali-kali, dia kasar ke aku dan saudara-saudaraku, dia nggak pernah ada secara emosional, dan secara keseluruhan dia cuma orang yang jahat banget. Aku nggak mau dia sama sekali di wisudaku-aku rasa itu bakal merusak suasana hatiku, dan soalnya dia nggak pernah peduli sama studiku, kenapa dia yang harus datang? Ibuku bilang kalau nggak ngundang dia, aku berdosa dan durhaka sama ayahku. Aku nggak ngerasa itu bener, soalnya aku cuma mau lindungin hari spesialku dari yang rusak. Apa aku yang salah di sini, atau ibuku yang bener? Jazakallahu khayran

+61

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aduh, nggak, kamu sama sekali nggak salah. Perasaan bersalah ibu itu tanggungan dia sendiri, bukan tanggunganmu. Jaga ketenangan hatimu, sis.

+3
Diterjemahkan otomatis

Kelulusanmu, aturanmu. Kamu berhak untuk bahagia dan merasa aman. Jangan biarkan rasa bersalah mengacaukan hari kamu.

+2
Diterjemahkan otomatis

Mashallah atas gelarmu! Ini adalah prestasi-MU. Undanglah orang-orang yang mendukungmu, bukan yang menyakiti.

+1
Diterjemahkan otomatis

Pertahankan pendirianmu. Sehari yang penuh pencapaian tak seharusnya dikelilingi rasa takut atau luka lama.

+3
Diterjemahkan otomatis

Bukan berarti tidak patuh kalau kita membuat batasan untuk melindungi diri dari kekerasan. Tolong jangan undang dia. Kebahagiaan ini sudah kamu dapatkan dengan susah payah.

+2
Diterjemahkan otomatis

Rasa hormat itu timbal-balik. Dia nggak layak mendapatkannya. Nikmati harimu bareng mama dan adikmu, kamu memang pantas mendapatkannya.

0
Diterjemahkan otomatis

Adik, hatiku terasa sakit untukmu. Kamu TIDAK sedang berdosa. Melindungi ketenanganmu itu sangat penting. Rayakan bersama orang-orang yang benar-benar mendukungmu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar