Rupiah Melemah terhadap Riyal, Jemaah Haji Indonesia Terdampak, Daya Beli Ikut Menurun
Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS sepanjang 2025 hingga musim haji 2026 berdampak pada jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Nilai tukar Rupiah terhadap Riyal Saudi naik sekitar 9 persen, dari kisaran Rp 4.300–Rp 4.400 per Riyal pada 2025 menjadi Rp 4.700–Rp 4.750 per Riyal pada 2026.
Kondisi ini membuat pengeluaran pribadi jemaah lebih mahal, terutama untuk oleh-oleh, makanan tambahan, dan transportasi lokal. Seorang jemaah asal Surabaya mengaku harus lebih berhati-hati mengatur keuangan karena kurs yang melemah. Dengan selisih kurs sekitar Rp 400 per Riyal, pengeluaran 5.000 Riyal memerlukan tambahan biaya sekitar Rp 2 juta.
Indonesia memiliki kuota sekitar 220.000 jemaah pada 2026. Jika rata-rata pengeluaran pribadi berkurang Rp 1 juta per jemaah, potensi penurunan perputaran uang bisa mencapai Rp 220 miliar. Tekanan terhadap Rupiah dipengaruhi faktor global seperti penguatan Dolar AS dan dinamika perdagangan internasional.
Meski demikian, semangat ibadah jemaah tetap tinggi. Petugas kloter mengimbau jemaah untuk mengatur anggaran lebih bijak dan memprioritaskan kebutuhan utama selama berhaji.
https://kabarbaik.co/rupiah-me