Awas: Orang Asing Mendekati Anak-anak dengan Agenda Tersembunyi
Assalamu alaikum, saudara-saudari. Aku ingin cerita sesuatu yang terjadi baru-baru ini, dan itu benar-benar bikin aku nggak tenang. Aku masih awal dua puluhan, alhamdulillah, tapi penampilanku sangat muda. Kebanyakan orang mengira aku remaja awal pas lihat aku, apalagi kalau aku berpakaian santai di rumah. Detail itu penting buat cerita yang mau aku sampaikan. Beberapa bulan lalu, beberapa orang Kristen setempat datang ke rumah kami mencoba menyebarkan pesan mereka. Ibuku sopan tapi tegas-dia jelasin kami nggak tertarik. Lalu, hari ini, mereka muncul lagi. Aku yang buka pintu karena ibuku lagi sibuk, dan aku nggak nyangka mereka datang. Mereka nggak nanya umurku atau apa aku sudah dewasa. Malahan, mereka mendesakku buat ngecek situs web agama mereka, khususnya bilang aku harus melakukannya "tanpa sepengetahuan ibumu." Aku sumpah itu kata-kata persis mereka. Mereka kayaknya nganggap aku anak kecil, dan mereka mendorong perilaku diam-diam. Itu benar-benar canggung buatku, tapi lebih dari itu, aku jadi khawatir. Kalau mereka ngomong gitu ke aku, apa yang mungkin mereka katakan ke anak-anak beneran? Aku mau ngasih peringatan ke kalian semua-orang-orang ini nggak cuma ngetuk pintu. Mereka bisa ada di mana aja: di halte bus, di jalan, di mana pun. Dulu aku suka mengabaikan mereka, tapi sekarang aku sadar sejauh apa mereka mungkin bertindak. Tolong, awasi anak-anak kalian dan ingatkan mereka buat jangan pernah ikutin orang asing online atau offline tanpa sepengetahuan kalian. Semoga Allah melindungi semua anak kecil kita dan membimbing kita semua ke jalan yang benar. Ameen.