Diterjemahkan otomatis

Mencari bimbingan selama Laylatul Qadr

Assalamu alaikum, saudara-saudariku. Aku tidak bisa puasa di Ramadan ini karena alasan kesehatan, dan hari ini adalah hari keempat Laylatul Qadr. Aku masih ingin melakukan yang aku bisa, seperti dzikir dan mendengarkan murottal Al-Quran, tapi aku juga ingin berdoa. Ini situasiku: karena Laylatul Qadr itu setelah Isya sampai Subuh, dan aku nggak punya kamar pribadi (harus diam-diam karena alasan pribadi), yang aku lakukan adalah tidur dan berbicara pada Allah dalam hati, berdoa sampai aku ketiduran. Apa ini diterima kalau aku nggak duduk dengan formal? Jazakallahu khayran untuk semua nasihatnya.

+180

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Itu benar-benar dapat diterima! Allah adalah As-Sami', Yang Maha Mendengar. Bisikan tulusmu dari tempat tidur didengar oleh-Nya. Semoga Dia menerima segala upayamu.

+18
Diterjemahkan otomatis

Berdzikir di atas tempat tidur itu boleh saja. Allah SWT melihat usaha kamu, apalagi dengan kondisi kesehatanmu begini. Semoga Dia menganugerahkan kesembuhan dan menerima doa-doamu.

-1
Diterjemahkan otomatis

Tentu saja. Keindahan iman kita adalah bahwa kamu bisa berhubungan dengan Allah dari mana saja, dalam posisi apa pun. Hatimu sudah di jalan yang benar. Semoga malam Laylatul Qadr-mu diberkahi!

+15
Diterjemahkan otomatis

Doa kamu sah dalam posisi apa pun. Allah tahu hati dan niat kamu. Tenanglah, sis.

+12
Diterjemahkan otomatis

Tentu saja iya. Nabi (SAW) juga berdoa di tempat tidurnya. Ketulusanmu yang paling penting.

+11

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar