Masuk Islam diam-diam, tinggal dengan orang tua Islamofobia – haruskah aku jujur?
Assalamu alaikum, saudari dan saudara. Aku Muslimah keturunan Turki, tinggal di Inggris, dan butuh saran. Aku masuk Islam beberapa waktu lalu, tapi aku praktik diam-diam karena masih tinggal sama orang tua (aku sudah dewasa tapi belum mandiri secara finansial). Waktu aku coba tes omongan sebelum kasih tahu mereka, reaksinya benar-benar keras. Buat konteks, orang tuaku dibesarkan Katolik tapi sekarang ateis. Mereka percaya banget sama anggapan bahwa Islam itu isinya kekerasan dan teror. Aku pernah dengar mereka bilang hal-hal kayak, “Orang di internet cuci otak orang lain buat masuk Islam supaya mereka mau jadi pelaku bom bunuh diri dalam perang suci.” Bikin frustrasi banget karena mereka menyederhanakan seluruh agama cuma jadi stereotip. Dan jujur aja, kalau memang ada yang mau merekrut buat itu, kenapa harus datang ke negara Eropa sekuler kalau Islam sendiri sudah besar banget di seluruh dunia? Nggak masuk akal. Yang bikin pikiranku kacau adalah, waktu aku kecil, mereka selalu bilang, “Kami nggak baptis kamu karena agama harus jadi pilihanmu sendiri pas kamu besar nanti.” Tapi sekarang pas aku udah bikin pilihan itu, mereka malah agresif. Aku takut kalau aku kasih tahu, mereka bakal makin kontrol, cemas, atau mungkin lebih parah – aku khawatir soal keselamatanku. Aku merasa munafik menyembunyikan agamaku, tapi aku bimbang. Haruskah aku jujur sama mereka, atau rahasiakan sampai aku mandiri? Jazakallah khair atas sarannya.