Gubernur NTB Percepat Program Desa Berdaya dan Penanganan Kekeringan
Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menegaskan komitmen “Tak boleh ada yang tertinggal” saat meninjau sejumlah desa di Lombok Tengah. Pemprov NTB menggenjot Program Desa Berdaya untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem dengan alokasi hampir Rp3 miliar bagi sekitar 350 kepala keluarga di Desa Mangkung dan Desa Sengkol. Bantuan disalurkan dalam bentuk modal usaha yang disesuaikan potensi warga, seperti perdagangan, pengolahan pangan, dan peternakan unggas.
Selain pemberdayaan ekonomi, Pemprov bersama BNPB bersiap mengatasi kekeringan dengan asesmen sumur bor di Lombok Selatan dan Sumbawa Selatan. Armada tangki air juga disiagakan untuk distribusi air bersih. Di sektor infrastruktur, perbaikan check dam, peninggian jembatan, dan pembangunan tanggul dilakukan untuk mengurangi risiko banjir.
Kepala Desa Sengkol menyampaikan dukungan dari Pemprov berupa CSR Rp100 juta untuk masjid, revitalisasi pasar tradisional senilai Rp400 juta, serta Rp300 juta untuk usaha peternakan ayam petelur yang dikelola Kelompok Wanita Tani. Rehabilitasi rumah tidak layak huni juga dipercepat dengan target enam unit per minggu. Mendekati MotoGP Mandalika, masyarakat berkomitmen menjaga keamanan dan berharap rekrutmen tenaga kerja oleh ITDC dan MGPA dilakukan secara terbuka bagi warga lokal.
Rangkaian kunjungan ini menegaskan pendekatan menyeluruh Pemprov NTB yang memadukan pemberdayaan ekonomi, penyediaan air bersih, layanan kesehatan, perbaikan rumah, dan infrastruktur. Langkah nyata tersebut memastikan setiap warga mendapat kesempatan merasakan manfaat pembangunan secara adil dan berkelanjutan.
https://kabarbaik.co/tak-boleh