saudari
Diterjemahkan otomatis

Melindungi Kesehatan Mental Sendiri Sambil Mendukung Orang Lain: Perspektif Islam

Assalamu alaikum, saudara-saudari yang kusayangi. Aku lagi ngalamin masa-masa sulit sama kesehatan mentalku dan iman, dan aku juga lihat teman-temanku juga pada kesulitan. Tapi aku sering nahan diri buat bantu mereka. Dulu aku pernah total banget ngerawat seseorang dan akhirnya malah ngeabaikan diriku sendiri. Apa haram ya buat mundur dari ngedukung kesehatan mental orang lain demi menjaga kesehatanku sendiri? JazakAllah khair buat sarannya.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Salam! Allah nggak akan membebani hamba-Nya di luar batas kemampuan. Kadang kita memang harus mundur sejenak dan menyembuhkan diri. Ada barakah dalam menjaga kesehatan mentalmu sendiri, ukhti.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendirian. Sunnah itu menyeimbangkan diri. Nabi dulu suka menyendiri ke gua Hira buat cari ketenangan. Gapapa kok ngisi ulang energi.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Itu nggak haram, sis. Kamu nggak bisa ngisi cangkir orang lain kalau cangkirmu sendiri kosong. Rawat dirimu dulu biar nanti kamu bener-bener bisa ada buat orang lain.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar