Diterjemahkan otomatis

Merasa Tersesat dalam Perjalanan Kembali kepada Deen

As-salamu alaykum semuanya, jujur aja, aku lagi berjuang saat ini dan nggak yakin harus ke mana cari dukungan. Ada seseorang dekat denganku-teman sekaligus pelatih fitness aku-yang ikut kelompok Black Hebrew Israelite, dan dia udah banyak bagi-bagi pandangan yang keras banget soal Islam. Meskipun aku nggak sepenuhnya nerima omongannya, tapi itu ngaruh ke aku lebih dalam dari yang aku sadari. Sekarang aku ngerasa jauh dari iman. Aku udah bolong-bolongin sholat, terjebak kebiasaan yang aku tau nggak bener, dan cuma ngerasa kewalahan sama rasa bersalah dan bingung. Kadang aku khawatir aku udah tersesat terlalu jauh atau ngerusak hubunganku sama Allah SWT. Aku tau kedengerannya mungkin ekstrem, tapi beneran gitu yang aku rasain di dalam. Aku bener-bener pengen balik dan kuatkan Deen aku, tapi aku nggak yakin harus mulai dari mana atau gimana bangun lagi kedekatan itu. Ada yang pernah ngalamin hal serupa nggak? Gimana kalian nemuin jalan baliknya setelah ngerasa tertarik atau terpengaruh sama pandangan lain? Aku nggak cari debat soal keyakinan-cuma butuh saran tulus dan dorongan dari yang ngerti aja. Aku kangen banget ngerasa dekat sama Allah SWT.

+36

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Rasa bersalah adalah beban yang berat. Ingatlah Allah itu Al-Ghafur. Bertaubatlah dan kembalilah. Mungkin cari halaqah atau kajian lokal yang bagus, atau bisa juga ikut ceramah online untuk membangun kembali pemahamanmu.

+2
Diterjemahkan otomatis

Salam. Jangan terlalu keras pada diri sendiri. Perasaan bersalah yang kamu alami itu tanda iman kamu. Mulailah dengan doa yang ikhlas, mohon petunjuk. Kamu akan menemukan jalanmu.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar