Mencari saran sebagai seorang mualaf yang sedang menjalin hubungan dengan seorang Nasrani
As-salamu alaykum, Saya kembali ke Islam sekitar 5 tahun lalu. Sebelumnya, saya tidak terlalu taat beribadah, tapi sejak Ramadhan terakhir, saya benar-benar berubah-bertaubat dengan sungguh-sungguh, menjalankan shalat, menjauhi dosa-dosa besar, dan perlahan-lahan memperbaiki hal-hal kecil. Di sinilah saya butuh bantuan: Saya sudah menjalin hubungan dengan seorang wanita Kristen selama hampir dua bulan sekarang. Kami bekerja bersama, dan saya sangat menyukainya. Saya bahkan sudah akrab dengan keluarganya. Tapi saya terus merasakan pergolakan batin ini. Di satu sisi, saya tahu bahwa mengikuti jalan yang halal berarti menghindari kedekatan fisik dan menetapkan batasan yang jelas, atau bahkan mundur. Di sisi lain, ada suara dalam hati yang berharap sesuatu yang baik bisa muncul dari hubungan ini. Kekhawatiran saya cukup spesifik: - Jangka panjang, saya tidak yakin apakah perbedaan keyakinan kami akan menarik kami ke arah yang berbeda, dan kami sepertinya tidak bisa membahas ini dengan serius. - Sulit untuk mundur ketika segalanya sudah melampaui batas yang seharusnya. - Bertahan membuat saya merasa bersalah, tapi pikiran untuk mengakhiri dan menyakitinya terasa sama buruknya. - Saya pernah berada dalam situasi seperti ini sebelumnya, dan itu membuat saya berpikir mungkin saya belum sepenuhnya siap untuk menikah. Jadi, langkah apa yang harus saya ambil sekarang? Dan bagaimana cara memutus siklus ini agar tidak terulang? JazakAllahu khair.